sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Ketua DPR Minta ASN Bersikap Netral dalam Pemilu

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto ist) 

Jakarta, Laras Post -  Kementerian 
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi pemerintahan, diminta terus menyosialisasikan dan memberikan penjelasan kepada seluruh ASN agar tetap bersikap netral dalam menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019.

Demikian ditegaskan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo terkait ditemukannya ratusan pelanggaran netralitas Aparat Sipil Negara (ASN) selama perhelatan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 (data Badan Pengawas Pemilu/Bawaslu).  Bawaslu mencatat terjadi 217 pelanggaran yang didominasi oleh unggahan ASN melalui media sosial hingga 28 Maret 2019, berdasarkan laporan dari 23 provinsi).

"Kita juga mendorong Komisi ASN (KASN) agar menjatuhkan sanksi tegas kepada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai yang diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, mengingat Bawaslu telah memberikan rekomendasi kepada KASN untuk dapat memberikan sanksi secara langsung," ujarnya Bamsoet, sapaan akrabnya, dalam siaran persnya, Selasa (2/4/2019).

Pihaknya, sambungnya, juga minta KASN meningkatkan dan memperketat pengawasan guna menjaga jangan sampai birokrasi dicemari ketidaknetralan ASN, mengingat masih minimnya pengawasan terhadap Pemilu, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara yang tercatat menjadi daerah paling rawan terhadap pelanggaran netralitas ASN dalam setiap kegiatan Pemilihan Umum. 

Politisi Partai Golkar itu pun mengimbau pejabat negara, pejabat struktural, pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta ASN untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap salah satu peserta Pemilu. 

"Baik sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye, serta agar dapat menjaga netralitas selama perhelatan Pemilu 2019," terangnya.  (wan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda