sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Ketua DPR Minta Kemenlu dan BIN Periksa WNI Terindikasi ISIS

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto ist)

Jakarta, Laras Post - Puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) ditemukan di antara ribuan keluarga pejuang Islamic State Irak and Syria (ISIS) yang berada di kamp penampungan Al Hol, Suriah Timur.

Terkait hal itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melakukan pemeriksaan terhadap WNI tersebut dan meminta mereka untuk memenuhi prosedur administrasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Suriah agar dapat kembali ke Indonesia, mengingat WNI tersebut berangkat ke Suriah secara illegal.

Pihaknya, sambung Bamsoet___sapaan akrabnya___ juga minta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Suriah untuk melakukan prosedural administrasi untuk memeriksa WNI tersebut, baik secara fisik maupun psikologi.

“Hal itu untuk mengetahui apakah mereka sudah terpapar radikalisme atau tidak, serta bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk meningkatkan pengawasan terhadap seluruh WNI di luar negeri terutama di Suriah agar diberikan sosialisasi terhadap bahaya terpapar pengaruh radikalisme dan terorisme,” ujarnya dalam siaran persnya, Senin (1/4/2019).

Selain itu, politisi Partai Golkar itu melanjutkan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Imigrasi dan Kepolisian diminta untuk melakukan penyelidikan yang mendalam terhadap keberangkatan dan status puluhan WNI di Suriah Timur tersebut. “Serta menindak tegas jika terbukti ada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran,” terangnya. (wan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda