sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Mendag Pastikan Harga Bapok Terkendali dan Pasokannya Aman

Mendag melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Pelita Sukabumi
Sukabumi, Laras Post – Kementerian Perdagangan berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan  barang  kebutuhan  pokok  (bapok)  mendekati  bulan  puasa  dan  Lebaran  2019.  

Untuk  itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kembali meninjau pasar rakyat di beberapa daerah di Indonesia. Kali ini, Mendag meninjau  Pasar Pelita di Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (9/4/2019).

“Harga bapok di Pasar Pelita masih terkendali dan tidak ada kekhawatiran lonjakan harga, khususnya beras. Selain itu, daya beli masyarakat juga tidak ada masalah,” ujar Mendag.

Menurut pantauan, beras medium dijual dengan harga Rp8.800—10.000/kg, gula Rp11.500/kg, minyak goreng curah Rp9.000/liter, daging sapi Rp110.000/kg, daging ayam ras Rp33.000/kg, telur ayam Rp23.000/kg, cabe merah keriting Rp15.000/kg, cabe merah besar Rp30.000/kg, cabe rawit merah Rp30.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, dan bawang putih Rp32.000/kg.

Pada kunjungan ini, Mendag didampingi Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti.

Pada lawatannya di Sukabumi, Mendag juga menghadiri Dialog Kewirausahaan yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). 

Pada pertemuan ini, Mendag mendorong sinergi antara pemerintah  pusat,  daerah,  dan  pengusaha  dalam  meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi.  “Kalau sinergi, terbentuk maka pembangunan akan berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Pada hari yang sama, Mendag meninjau sentra usaha kecil menengah pembuatan alas kaki bayi di Kampung  Cilubang, Desa Sukadamai  Dramaga, Kabupaten Bogor,  Jawa  Barat.  Pada  kunjungan ini, Mendag mendorong para perajin alas kaki bayi untuk meningkatkan produksi dan penjualannya.

“Pemerintah akan membantu memajukan industri kecil dalam hal produksi dan penjualan produknya. Selain itu, pemerintah juga akan membantu permodalan dalam bentuk kredit usaha rakyat,” pungkas Mendag. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda