sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » TNI AL Laksanakan Pelatihan Penanggulangan Rencana di Lampung

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL saat mengevakuasi kegiatan pelatihan penanggulangan bencana (gulben), Kamis (2/5).
Lampung, Laras Post - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL- Red) menyelenggarakan kegiatan pelatihan penanggulangan bencana (gulben) yakni kesiapsiagaan dan evakuasi mandiri masyarakat pesisir dari ancaman risiko bencana gempa bumi dan tsunami di Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung, Kamis (2/5) kemarin. Kegiatan Latihan Gulben dibuka oleh Komandan Satgas Gulben dan Surya Bhaskara Jaya (SBJ) TNI AL tahun 2019 Kolonel Laut (P) Sukrisno, S.T., M.Si. yang sehari-hari menjabat Kasubdisprogla Dinas Potensi Maritim (Dispotmar).

Pelatihan yang digelar selama dua hari mulai dari tanggal 2 sampai dengan 3 Mei 2019 ini diikuti sebanyak 550 personel yang terdiri dari Prajurit Brigif 4 Marinir, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Lampung, Kodim Lampung Selatan Polres Lampung Selatan, Basarnas Lampung, Tagana Lampung, Saka Bahari Lampung serta masyarakat Lampung Selatan.

Tujuan dilaksanakan Latihan Gulben yakni untuk menumbuhkan kesadaran, menin3gkatan kemampuan diri sendiri, kesiapsiagaan, kewaspadaan dan sikap tanggap segera dalam menyiapkan alat peralatan, serta menyelamatkan diri dari risiko ancaman dan menghadapi terjadinya ancaman alam gempa bumi dan tsunami di daerah pesisir.

penanaman pohon mangrove di Pantai Dewi Mandap.
Pembekalan Latihan Gulben disampaikan  Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) berkaitan dengan mitigasi bencana, mengenali bencana dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.  Materi latihan meliputi teori dan praktik, untuk teori materinya meliputi sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami, sistem peringatan dini bencana industri, penanganan korban gempa bumi dan tsunami, sistem komando penanganan darurat bencana, mekanisme penanganan kelompok renta penyandang disabilitas dan pengungsi, manejemen kesiapsiagaan bencana dan prosedur pelaksana evakuasi mandiri.

Sementara itu, untuk latihan praktik atau simulasi berupa teknik kesiapsiagaan bencana dan teknik evakuasi mandiri serta  metode evakuasi korban kebakaran.

Selain melaksanakan pelatihan gulben, TNI Angkatan Laut pada kesempatan  ini juga melaksanakan peletakan batu pertama relokasi Gedung Balai Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan yang di pimpin langsung oleh Kepala Dinas Potensi Maritim TNI Angkatan Laut (Kadispotmar) Mabesal Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas.

Dalam amanatnya Kadispotmar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi tugas TNI AL dalam rangka melaksanakan Pemberdayaaan Wilayah Pertahanan Laut dan pembangunan ini merupakan hasil dari kerjasama TNI AL dalam hal ini Dispotmar Mabesal bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih INDOSIAR/ SCTV. Adapun kegiatan pembangunan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan program percepatan pembangunan di daerah pesisir bagi daerah yang terkena dampak bencana  Gempa dan Tsunami.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan kesehatan dan sunatan, pembagian sembako serta melaksanakan penanaman pohon mangrove di Pantai Dewi Mandap. (Red)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda