sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Wakil Gubernur Jawa Barat Safari Ramadhan ke Kabupaten Bogor

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum bersama Wakil Bupati (wabup) Bogor, Iwan Setiawan saat menyerahkan santunan kepada fakir miskin di Kabupaten Bogor,di dampingi oleh Wakil Bupati (wabup) Bogor, Iwan Setiawan, bertempat di masjid Agung Baitul Faidzin, Kamis (16/5).
Bogor, Laras Post - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melaksanakan safari ramadhan dan penyerahan santunan kepada fakir miskin di Kabupaten Bogor,di dampingi oleh Wakil Bupati (wabup) Bogor, Iwan Setiawan, bertempat di masjid Agung Baitul Faidzin, Kamis (16/5).

Dalam sambutan selamat datangnya Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan melaporkan peningkatan kewaspadaan juga dilakukan berkaitan dengan potensi bencana, termasuk bencana kebakaran, karena cuaca ekstrim berupa hujan dan panas berkepanjangan serta suhu panas yang sangat tinggi setiap hari.

disamping itu, menurut Wabup pelayanan kebersihan juga ditingkatkan, meningat di bulan suci ramadhan terjadi kenaikan volume penumpukan sampah akibat dari tingginya aktifitas pasar, perdagangan skala besar, perdagangan skala kecil dan sampah rumah tangga.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat memberikan sambutan. 
Ia juga menambahkan khusus berkaitan dengan stabilitas harga pangan yang lazim mengalami peningkatan menjelang hari raya idul fitri, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar sebagai langkah proaktif untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga wajar.

“Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan operasi pasar di sejumlah Kecamatan,”ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati juga mengatakan dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik, kami telah mempersiapkan jalan-jalan Kabupaten sebagai akses utama, penunjang dan alternatif jalur strategis mudik, diikuti dengan kesiapan penanganan lalu lintas dan titik kemacetan serta rest area dan pendirian posko-posko mudik yang ikonik.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan (kiri) saat memberikan sambutan selamat datang.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut Safari Ramadhan 1440 H/2019 sebagai sarana untuk menjalin kebersamaan dan kedekatan dengan masyarakat dan berserta jajarannya pun berkeliling ke seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Tujuan dari Safari Ramadan adalah silaturahmi dan membangun kebersamaan antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, beserta masyarakat,” katanya

Kepada kepala daerah dalam hal ini Bupati atau Wakil Bupati Bogor, Uu mengajak berkolaborasi dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Jawa Barat.

"Kami ingin kebersamaan dan kolaborasi agar Jawa Barat semakin kuat, Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat kan tidak punya wilayah karena yang punya ialah Bupati-Wali Kota hingga kita harus menyesuaikan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) antara Pemprov Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten dan kota," papar Uu.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan beserta jajaran berfoto bersama dengan penerima santunan.
Uu yakin dengan sesuainya RPJMD antara Pemprov dengan Pemkab maka pembangunan di Jawa Barat bisa semakin maksimal walaupun total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kita tidak sebesar daerah lain (DKI Jakarta).

"Kepala daerah harus mengawal jangan ada yang 'menyelonong' dan tolak aspirasi masyarakat yang  tidak sesuai RPJMD, taatilah E Planning dan E Budgeting. APBD kita walaupun saalit (kecil) tetapi harus bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan, jajarannya juga memberikan bantuan kepada pesantren dan santri salafiyah yang tidak tercover oleh Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan.

"Agar memaksimalkan bantuan ini kami akan membuat Peraturan Daerah (Perda) Pesantren, kalau hibah tahun ini dapat tahun depan tidak boleh dapat hingga kalau ini masuk APBD maka kami akan memberikan bantuan kepada pesantren, santri dan kyai tanpa harus mengajukan proposal," lanjut Uu. (Andi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda