sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Percepat Surut Banjir, Koramil Kumai Bersama Warga Bongkar Jalan

TNI bersama warga bahu membahu bongkar jalan untuk saluran air.
Kotawaringin Barat, Laras Post - Komando Rayon Militer (Koramil) 1014-02/Kumai, turut serta dalam membantu warga korban banjir yang diakibatkan tingginya curah hujan disertai meluapnya sungai Bayau Kelurahan Kumai Hilir, tepatnya di perbatasan RT 15 Kelurahan Kumai Hilir dan Desa Sungai Kapitan RT 2, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Kedalaman air lebih kurang 50 cm sempat menggenangi rumah warga sebanyak 25 KK, warga masih bertahan dirumah dan menjalankan aktifitas seperti biasa. Sampai saat berita ini di turunkan ketinggian air sudah menurun 10 cm. Sedangkan cuaca masih hujan gerimis, dan tidak ada korban jiwa.

Komandan Kodim 1014/Pangkalan Bun, Letnan Kolonel Muchammad Roni Sulaeman, SE., menjelaskan, pihak Koramil sudah berkoordinasi dengan Muspika setempat dan BPBD untuk mengatasi banjir yang masih menggenang.

Pada kesempatan itu Dandim juga menjelaskan, dengan didampingi Kades Kapitan anggota Koramil bersama warga saat ini sedang melaksanakan pembongkaran jalan untuk mengalirkan air yang  masih menggenangi pemukiman warga.

"Kepedulian warga masyarakat melaksanakan gotong royong dalam rangka menanggulangi banjir cukup tinggi, terlihat ketika pembongkaran jalan untuk mengalirkan air ketempat yang lebih rendah," ujarnya.

Dandim juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada terhadap datangnya air, mengingat akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi yang terjadi hampir merata di Kalimantan Tengah.

"Kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas di sekitaran sungai untuk menghindari adanya korban," tandasnya. (tino/Pendam XII/Tpr)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda