sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Polsek Bojongsari Datangi TKP Penemuan Mayat di Saluran Irigasi

Inavis Polres Purbalingga saat melakukan pemeriksaan dan olah TKP,  di saluran irigasi Sungai Lingga wilayah Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Rabu (5/06) pagi.

Purbalingga, Laras Post - Anggota Polsek Bojongsari mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), penemuan mayat laki-laki di saluran irigasi Sungai Lingga wilayah Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Rabu (5/06) pagi.

Anggota Polsek Bojongsari yang datang kemudian mengamankan TKP dengan memasang garis polisi. Selanjutnya bersama dengan Inavis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Selain itu, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi penemuan mayat.

Kapolsek Bojongsari AKP Imam Hidayat mengatakan bahwa korban meninggal dunia yang ditemukan di saluran irigasi, diketahui bernama Lastiono (32) warga Desa Pagedangan RT 5 RW 2, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. Korban pertama kali di temukan oleh saksi yang bernama Ahmad Makdup (70) warga desa setempat.

"Saksi yang saat itu hendak mandi di saluran irigasi mendapati korban tergeletak di saluran irigasi dengan posisi sebagian tubuhnya terendam air. Saksi kemudian memberitahu warga lain dan diteruskan ke perangkat desa serta kepolisian," kata kapolsek.

Tempat Kejadian Perkara (TKP), penemuan mayat laki-laki.
Menurut keterangan Salimi (35) kakak korban, adiknya pergi dari rumah sekitar pukul 21.00 WIB untuk takbiran di masjid. Korban sempat pulang mengambil alat mandi kemudian pergi lagi menuju saluran irigasi sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu, adiknya tidak kunjung pulang hingga ditemukan sudah meninggal dunia di saluran irigasi.

Dari hasil pemeriksaan dr. Rengganis dari Puskesmas Bojongsari diperoleh keterangan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Diduga korban meninggal dunia akibat sakit hingga jatuh dan masuk ke dalam air saluran irigasi.

Kapolsek menambahkan, setelah selesai dimakamkan kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pemakaman rencananya dilaksanakan di pemakaman umum desa setempat. (Agus. P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda