sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » HMI Usulkan Kursi Wabup Bekasi dari Kalangan Aktivis


Bekasi, Laras Post - Eka Supriadi Atmaja resmi mengemban tugas baru sebagai Bupati Kabupaten bekasi, meneruskan kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus korupsi perijinan Meikarta.

Lagi-lagi Kabupaten Bekasi menjadi sorotan publik dengan kekosongan kursi Wakil Bupati di pemerintahan daerah saat ini. Membuat pandangan masyarakat menilai negatif soal politik yang ada di Kabupaten Bekasi. Padahal bukan hanya kursi Wabup saja yang masih kosong tapi masih ada beberapa kursi lainnya yang belum terisi (kepala dinas).

Bongsu Saputra

Tak hanya itu, kegalauan yang dirasakan pemimpin saat ini, dalam menata Kabupaten Bekasi dan menjalankan visi misi serta struktural pemerintah daerah yang belum usai. Telah banyak dari berbagai unsur yang mendaftarkan diri untuk menduduki kursi wabup, dari tingkat ASN hingga berbagai koalisi ikut merapat khususnya dari partai Golkar, Hanura dan PPP sisanya diisi oleh masyarakat umum.

Terkait persaolaan itu, HMI Cabang Bekasi angkat bicara mengenai siapa yang pantas menduduki kursi wabup yang belum juga terisi, untuk memperbaiki Kabupaten Bekasi kedepannya. 

Bongsu Syahputra selaku Kabid PPD (Partisipasi Pembangunan Daerah) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi menginginkan mantan-mantan Aktivis serta putra daerah untuk dapat mengisi kursi wabup yang masih kosong. 

Ia menilai aktivis telah merasakan proses saat mengemban amanah organisasinya. Begitupun putra daerah yang mempunyai nilai plus mengetahui kondisi daerah tersebut secara dalam dan berpengalaman tentang tempat kelahirannya.

Namun, sangat disayangkan bila kursi tersebut didapatkan koalisi partai. "Mengingat kasus korupsi yang dilakukan Neneng Hasanah Yasin dkk, bisa terulang kembali bila kita tidak mengantisipasi hal-hal tidak terpuji yaitu korupsi massal dan berjamaah," ucap Bongsu.

Bongsu berharap usulan itu didengar dan diterapkan Bupati Eka Supriadi Atmaja dan tidak memperlambat kinerja-kinerja pemerintah untuk menjalankan programnya.(red)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda