sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Perkuat Kerja Sama, Menteri Energi dan Industri Persatuan Emirat Arab Kunjungi Kementerian ESDM

Menteri ESDM Ignasius Jonan saat bersama Menteri Energi dan Industri Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei
Jakarta, Laras Post - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, menerima kunjungan kemitraan delegasi Persatuan Emirat Arab (PEA), di kantor Kementerian ESDM Jakarta, Kamis (4/72019).

Menteri Energi dan Industri Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei memimpin langsung delegasi PEA untuk melakukan pertemuan kerjasama ekonomi bilateral dengan pejabat Kementerian ESDM sebagai tindak lanjut Joint Economic Task Force antarkedua negara.

"Kunjungan delegasi PEA merupakan bagian penting dari kerja sama sektor energi dan sektor strategis lainnya. Kami harap relasi ini terjalin dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif bagi potensi investasi untuk masing-masing negara," kata Kepala Biro Komunikasi dan Kerjasama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, di Jakarta.

"Bapak Menteri menyampaikan bahwa kerjasama ini tak hanya untuk peningkatan investasi dan perdagangan bilateral, tetapi dibutuhkan juga peningkatan hubungan people to people," tambah Agung.

Peluang kerja sama dengan PEA menjadi penting mengingat Indonesia sedang giat mengembangkan infrastruktur dan berencana untuk melelang sejumlah konsesi proyek infrakstruktur kepada pihak asing agar dapat lebih berkembang dan kompetitif.

Selanjutnya, Menteri Suhail mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan dan keramah-tamahan Kementerian ESDM sebagai tuan rumah, dan memaparkan sejumlah keinginan untuk investasi di Indonesia.

Menteri Suhail memandang bahwa sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dan salah satu anggota G20, Indonesia merupakan mitra kerja sama dengan peluang ekonomi yang strategis, serta akan mendukung pengembangan infrastruktur Indonesia.

Minat investasi PEA di Indonesia terutama di sektor energi, pariwisata, serta pembangunan infrastruktur. Di bidang energi, Menteri Jonan menawarkan investasi migas khususnya pembangunan SPBU, mengingat jumlahnya di Indonesia masih terbatasnya di sejumlah daerah dan dibutuhkan lebih dari 500 SPBU.

Pertemuan tersebut juga sempat membahas peluang investasi yang telah dibahas sebelumnya, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung (Floating Solar Photovoltaic Power Plant) di Cirata, Jawa Barat.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi energi (EBTKE) menambahkan bahwa proyek ini merupakan PLTS terapung pertama di Indonesia dengan nilai investasi sekitar US$ 150-200 juta berkapasitas 145 MW. Saat ini progress PLTS terapung tersebut yaitu pencarian partner yang nantinya bersama PJB akan membangun PLTS tersebut, termasuk Masdar dan peserta pra-kualifikasi lainnya. Batas waktu penyampaian proposal sebagai partner yaitu 12 Juli 2019. Selanjutnya diharapkan tanggal 19 Agustus 2019 akan ditetapkan pemenangnya.

Selain itu, di sektor transportasi, terdapat sejumlah hal yang sangat menarik ditindaklanjuti sebagai kerja sama, seperti peningkatan frekuensi penerbangan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Menteri Suhail juga menyatakan ketertarikan PEA untuk menambah kerja sama penerbangan komersil.

Saat ini Indonesia juga sedang giat mengembangkan infrastruktur dan berencana untuk melelang sejumlah konsesi proyek infrakstruktur kepada pihak asing agar dapat lebih berkembang dan kompetitif, seperti pembangunan jalan tol. (her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda