sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

» » Nitizen Bangga, Ibu Negara Iriana Jokowi Kenakan Busana Simalungun

Iriana Jokowi tampak anggun mengenakan busana Simalungun didampingi cucu
Jakarta, Laras Post – Penampilan Ibu Negara Iriana Jokowi dengan busana Simalungun, Sumatera Utara, saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Sabtu (17/8/2019), menjadi perbincangan hangat di dunia maya, khususnya para tokoh, budayawan, dan etnis Simalungun. 

Banyak netizen dengan bangga mengapresiasi pakaian adat yang dikenakan oleh ibu negara. “Inang (Ibu. Red-) Iriana Jokowi mengenakan Bulang Simalungun pada Upacara Detik-detik Proklamasi RI ke-74 di Istana Merdeka. Diatei Tupa ma Inang! (Terima kasih, Ibu. Red-)” kata Jaluden Purba warga Kel. Gurila, Kota Pematangsiantar melalui akun facebooknya jaludenpurba. 

Hal senada disampaikan Rasta Juniati warga Kota Medan melalui akun Rasta Juniati yang mengaku terharu, senang dan bangga menyaksikan Ibu Negara mengenakan busana busana Simalungun

“Proud of u Ibu Iriana... Di Saat umurku 38 tahun..... Dan.... Di saat Negaraku berusia 74 Tahun.. Di saat itu pula lah aku bangga melihat Ibu Negara ku memakai Bulang atau mahkota dari Suku SImalungun. Trimakasih Ibu Iriana Jokowi... Terharu, Bahagia, dan Bangga menyeruak di hati saat ini... Salam Bangga dan Bahagia... MERDEKA…,” kata warga Kabupaten Simalungun di akunnya facebook Irna Damanik. “Bangganya lo lakan.....ibu negaraku marbulang....jaya lah negeriku Indonesia,” tulis Rasta Juniati.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kepala Negara dan para tokoh mengenakan busana adat Nusantara saat menghadiri upacara HUT Kemerdekaan RI. Kali ini Ibu Negara memilih untuk mengenakan busana adat Simalungun.

Ibu Negara tampak sederhana namun anggun dengan mengenakan aksesoris “bulang” di atas kepalanya, suri-suri (selendang. Red-), dan tak lupa menenteng “bajut” seperti tas terbuka yang biasanya sebagai tempat sirih. Ia juga tampak mengenakan askesoris kalung dan anting berwarna emas sebagai pelengkap. Kostumnya berwarna merah, jika di Simalungun, merah bermakna sebagai semangat kehidupan.

Parbajutan yang dikenakan Iriana Jokowi

Informasi yang beredar, Ibu Iriana  sebelumnya sudah memutuskan untuk mengenakan busana Simalungun dengan aksesorisnya seperti suri-suri, Bulang, dan Bajut. 

Ia ingin tim busana menyediakan beragam pilihan busana Simalungun untuk dikenakannya pada upacara HUT RI ke-74 di Istana Negara. Tim busana Ibu Negara melalui jaringannya, akhirnya mendapatkan koleksi busana Simalungun itu dari Christina Purba putri dari dr. Sarmedi Purba, Direktur RSU Vita Insani Pematangsiantar. 

Christina dan keluarga saat itu pada tanggal 12 Agustus 2019 berada Kota Pematangsiantar saat cuti bekerja dari Dubai, UEA. “Di Siantar, Senin 12 Agustus 2019, mereka pergi ke toko hiou di Simpang Dua, milik Ibu Elmin Damanik dan memotret kain utuk dipilih Sekretaris Ibu Iriana, “kata dr. Sarmedi Purba dalam grup WA mar-Simalungun.

Beberapa orang yang berupaya memenuhi pesanan koleksi aksesoris busana Simalungun yang dikenakan Ibu Negara, antara lain budayawan Simalungun Jordiman Purba warga Jakarta, pegiat budaya Simalungun Andi Tondang warga Bandung, dr Tati Purba warga Bekasi, dan Torang Sitorus. 

Namun di sisi lain, terdapat unsur-unsur etnis Toba (Tapanuli Utara) dalam aksesoris Simalungun yang dikenakan Ibu Negara Iriana Jokowi. Bajut dengan tulisan Horas Tondi Madingin dan motif suri-suri (selendang) sudah termodifikasi adalah unsur etnis Toba. 

Hal ini, kata sumber Laras Post, terjadi karena etnis Toba sudah banyak mendiami Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Sumalungun sebagai tanah leluhur Simalungun sehingga akulturasi budaya atau budaya (tercampur) tidak terelakkan lagi.

“Tadinya dalam pikiran saya, kami akan tawarkan busana adat Simalungun yang lengkap, layaknya busana adat kebesaran kerajaan Simalungun pada masanya. Tapi faktanya, Ibu Iriana Jokowi hanya memilih dan mengenakan Bulang, Hiou untuk selendang dengan kostum dan bawahan yang sederhana (sekali). Begitulah kesederhanaan itu dilihat seluruh rakyat Indonesia dan dunia,” kata Jordi di akun facebooknya Jordi Purba.(desmanjon)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda