sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Bila Terpilih Ketum PSSI, Iwan Bule Bersihkan Mafia Bola

Bakal Calon Ketum PSSI Komjen Pol. Iriawan bersama baca Waketum Mayjen TNI Cucu Somantri (foto kiri),  Tim Sukses Asistensi Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI, Mayjen TNI Sonhadji (kanan).
Jakarta, Laras Post - Bila terpilih jadi Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) salah satu program Komjen Pol. Mochamad Iriawan _Iwan Bule sapaan akrab_ akan membersihkan praktek kotor para mafia bola.

Hal itu diungkapkan Mayjen TNI Sonhadji selaku Tim Sukses Asistensi Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI saat memaparkan visi dan misi bakal calon (Bacalon) Ketum PSSI Komjen Pol. Mochamad Iriawan (saat ini menjabat Sestama Lemhanas RI) yang berduet bersama Calon Waketum Mayjen TNI Cucu Sumatri di Ruang Humas Lemhanas RI, Jakarta (3/9/19).

"Saya telah mengikuti beberapa kegiatan Pak Iwan, saya melihat visi dan misinya dalam rangka memajukan persepakbolaan nasional itu sangat bagus," ucap Sonhadji.

Jika berbicara PSSI, kata Sonhadji, pasti melihat bagaimana keberhasilan prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional atau sebaliknya gagal, 

"Nah yang menjadi konsentrasi beliau sebagai bacalon Ketum PSSI, beliau ingin Timnas berbicara (peringkat) paling tidak tingkat Asean dulu deh, tidak usah jauh jauh, kemudian Asia bahkan suatu saat bukan tidak mungkin kita berbicara di tingkat dunia, paling tidak ikut mainlah di Piala Dunia," jelas Sonhadji.

Sonhadji menyebut, prestasi Timnas itu sebuah mimpi yang sangat mungkin manakala serius, seperti membenahi manajeman PSSI, olah sumber daya manusianya. 

"Mengapa, karena kita mempunyai sumber daya yang cukup lah. Untuk bisa menuju kesana, bagaimana kita mengelola sumber daya yang ada sehingga itu bisa dicreat (dibuat) untuk bisa menuju mimpi yang beliau katakan," ujarnya.

Dikatakannya, visi dan misi bacalon Ketum PSSI Komjen Pol. Iriawan, pertama, bagaimana pembinaan, terutama pembinaan anak usia dini (calon pemain bola). "Lini belakang usia dini dipersiapkan dulu, direkrut dan dibina hingga ke mancanegara," terangnya.

Kedua, Sonhadji melanjutkan, bagaimana memenej PSSI yang baik dan bersih. "Kita paham selama ini kalau sudah berbicara PSSI katanya banyak mafia, beliau ingin tegakkan, jangan sampai image itu selalu terbawa, harus disikat habis. Karena kita tidak akan bisa maju kalau itu tetap bercokol," kilahnya.

Ketiga, Sonhadji menambahkan, membuat satu data base yang betul betul bisa dijadikan arsip, karena hingga saat ini belum ada data base, baik itu wasit yang baik, pemain brespestasi atau sebaiknya.

"Kita sampai sekarang sudah berapa puluh tahun sepak bola di Indonesia, tapi kita kan tidak punya data, misalnya, mana wasit yang curang, mana wasit yang berprestasi. Pemain si A berapa kali menggol kan, berapa kali kena kartu. nah ini yang beliau ingin menciptakan, sehingga wasit yang bagus siapa, pemain bagus siapa," jelasnya lagi.

Tak hanya itu, sebuah institusi seyogyanya memiliki home base (markas) yang tercover dengan baik, PSSI juga kan institusi, keberhasilan sebuah club bola itu harus diiringi penataan home base yang terprogram. "Sekarang kan kita nggak punya home base, di mana kantornya, pusat latihannya dimana. Bagaimana Timnas kita mau bagus home basenya saja tidak punya. Di dunia manapun namanya club atau Tim sepakbola pasti punya home base, misalnya Spanyol ada Bernabeu di Kota Madrid," ucapnya lagi dengan panjang lebar.

Salah satu program prioritas Bacalon Ketum PSSI Iriawan juga akan merangkul suporter atau fans, yang selama ini menjadi masalah klasik. Agar para Suporter club bola Liga di Indonesia tak saling bermusuhan, Iwan berjanji bila dirinya terpilih akan membuat wadah maupun badan.

Karena suporter itu bukan urusan polisi, bukan urusan pemda. "Itu urusan PSSI, sampai saat ini tidak ada Badan di PSSI yang mengurusi suporter, salah satu program Pak Iwan nanti adalah akan membentuk suatu Badan, entah itu namanya divisi dan lain lain, yang khusus menangani suporter," tandasnya.

Nantinya, masih menurut Sonhadji, jika badan itu terbentuk, akan mempertemukan suporter antar club pada situasi lain. "Misalnya diadakan greating para supoter, misalnya perwakilan suporter Persija maupun Persib diajak outbound atau rekreasi misalnya di puncak. Karena kalau sudah happy seperti itu, ketika sudah bertemu di lapangan hijau pimpinan mereka sudah mengenal bahkan akrab, jadi tidak sampai terjadi keributan," jelasnya lagi.   

Namun begitu, pastinya setiap calon Ketum PSSI pasti mimpinya sama, ingin Timnasnya sukses, PSSI bagus. "Tapi kan semua kiat itu harus betul betul didukung dengan manajemen yang baik, dengan perangkat yang baik, organisasi yang efektif," pungkasnya. 

Profil Singkat Caketum PSSI H.M. Iriawan 
Komjen. Pol. H. Mochamad Iriawan, lahir di Jakarta, 31 Maret 1962 merupakan perwira tinggi Polri sejak 8 Maret 2018 menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.

M. Iriawan atau lebih akrab disapa "Iwan Bule" merupakan lulusan Akpol tahun 1984. Selama karier di kepolisian, dirinya pernah menduduki jabatan penting diantaranya, Kapolda NTB pada (2012), Kapolda Jabar (2013), Kadivkum Polri (2015), Kadivpropam Polri (2016), Kapolda Metro Jaya (2016), dan Asops Kapolri (2017). 

Profil Singkat WaCaketum PSSI Cucu Somantri
Bakal Calon Wakil Ketum PSSI TNI Cucu Somantri merupakan perwira tinggi Angkatan Darat lulusan Akmil 1984. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 5 November 1961, saat ini menjabat TA. Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas RI.

Jenderal bintang dua ini telah memiliki pengalaman dalam Infanteri, serta telah menduduki jabatan penting di TNI AD, diantaranya, Kepala Staf Kostrad (2016), Pangdam I/ Bukit Barisan (2017) dan Staf Khusus Kasad (2018). (sugih)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda