sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Disdik Depok Dorong Akreditasi Lembaga Kursus dan Pelatihan

Disdik Depok saat melakukan pendampingan visitasi akreditasi BANPAUDPNF.
Depok, Laras Post - Dinas Pendidikan Kota Depok saat ini gencar-gencarnya memberikan dorongan dan motivasi kepada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Depok guna melakukan akreditasi lembaganya. 

Dari data, terdapat 108 LKP di Depok, dan yang telah terakreditasi sebanyak 21, sedangkan di tahun ini yang memohon akreditasi sebanyak 24 LKP. Demikian disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Depok, Bambang Pramudiyono, saat ditemui di sela-sela acara visitasi akreditasi di LKP Dina Depok, Jumat (6/9/19).

Menurutnya, akreditasi sebuah lembaga itu sangat dibutuhkan untuk penjaminan mutu dan pengendalian mutu suatu lembaga. “Baik buruk atau kelayakan sebuah LKP dilihat dari status akreditasinya. Ada Akreditasi A, B dan C, jika akreditasinya A maka lembaga itu sangatlah layak atau bagus” ungkapnya.

Dalam akreditasi, lanjut Bambang, lembaga tersebut harus mempersiapkan diri dalam pemenuhan dokumen-dokumen, dan hal ini dibutuhkan keseriusan dan usaha keras. “Instrumen akreditasi mencakup 8 standar, yakni standar kompetensi lulusan, isi, proses, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan terakhir standar penilaian pendidikan” jelasnya.

Mengenai masih banyaknya LKP di Depok, yang belum mengajukan permohonan akreditasi, Bambang mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan melalui para penilik guna melakukan supervisi dan pendampingan LKP tersebut. “Memang dibutuhkan usaha keras dari pihak terkait, dengan harapan agar semua LKP di Depok dapat terakreditasi,” ungkapnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Yati Nurhayati, Penilik Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Depok, mengakui bahwa masih banyak kendala bagi LKP yang akan mengajukan permohonan akreditasi, khususnya di bidang pembiayaan dan kesiapan mereka dalam Informasi Teknologi (IT). “Selain itu, pemenuhan dokumen 8 standar yang jadi acuan akreditasi, dirasa sangat susah bagi LKP. Untuk itu kami terus melakukan bimbingan dan arahan,” ujarnya.

Terakhir, Yati berharap agar LKP yang belum terakreditasi untuk mempersiapkan diri mulai dari sekarang, tahap demi tahap guna keberlangsungan lembaganya. “Tidak perlu takut, selama punya keinginan yang kuat dan semangat, LKP itu pasti bisa terakreditasi. Dan yang jelas, ini dibutuhkan demi masa depan lembaga itu sendiri,” pungkasnya. (haris/Vid)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda