sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Expo Kanjuruhan Gelar Kontes Ternak 2019

Kontes ternak yang digelar Dinas Perternakan dan Kesehatan Kabupaten Malang. 

Malang, Laras Post - Sapi berbobot 1,331 ton milik Rudi warga Kecamatan Bantur memenangi kontes ternak yang diselenggarakan Dinas Perternakan dan Kesehatan Kabupaten Malang. 

Disusul sapi berbobot 1,278 ton milik Kardi, warga Kecamatan Pakis yang keluar sebagai juara 2 dan Juara 3 oleh sapi milik Abdul, asal Kecamatan Ngajum dengan berat 1,085 ton.
       
Plt Bupati Malang HM.Sanusi mengatakan bahwa kontes ternak ini menunjukan kegairahan para peternak di Kabupaten Malang untuk mengembangkan berbagai metode untuk mengembangkan peternakan yang dimiliki. 

“Ini langkah positif untuk dapat memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang," kata Sanusi, Jumat (6/9/2019) di Expo Kanjuruhan.
        
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Malang Drs.Nurcahyo,MM mengatakan, keberhasilan pembangunan peternakan di Kabupaten Malang cenderung meningkat. 

“Jumlah populasi ternak sapi potong pada tahun 2017 sebanyak 234.482 ekor, dan tahun 2018 sebanyak 234.761 ekor atau terdapat peningkatan sebesar 0,11%,” terangnya.
        
Sedangkan jumlah populasi sapi perah, sambungnya, pada tahun 2017 sebanyak 83.660 ekor dan di tahun 2018 sebanyak 85.206 ekor. 

“Jumlah ini memberikan peningkatan sebesar 1,84%. Begitu pula pada populasi ternak kecil yang juga menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun,” tambah Cahyo saat ditemui di sela acara. 

"Peningkatan populasi ternak besar maupun kecil juga meningkat, jumlah produksi ternak seperti daging yang pada tahun 2017 sebesar 41.066.70 ton dan tahun 2018 sebesar 42.962,81 ton atau terjadi peningkatan sebesar 4.41%. Produksi telur pada tahun 2017 sebesar 44.730,79 ton dan tahun 2018 sebesar 46.069,68 ton jumlah ini meningkat sebesar 2.99% dari tahun 2017," jelasnya. 
      
Dia kembali menguraikan, sedangkan pada produksi susu tahun 2017 sebesar 142.966,10 ton dan tahun 2018 meningkat 3,98% dari jumlah produksi tahun 2018 sebesar 148.891,20 ton. 

Hal ini, lanjut Nurcahyo, diimbangi dengan meningkatnya pendapatan peternak. Ia menyebut pendapatan peternak sapi potong pada tahun 2017 sebesar Rp.16.401.787 per kapita/per tahun dan tahun 2018 menjadi Rp.17.321.876 per kapita/per tahun jumlah ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,31%.

“Tingkat pendapatan peternak sapi perah pada tahun 2017 sebesar Rp17.372.048 per kapita/per tahun dan di tahun 2018 menjadi Rp18.401.674 kapita/tahun atau terjadi peningkatan sebesar 5,59%, sedangkan perkembangan tingkat pendapatan peternak unggas pada tahun 2018 menjadi Rp19.267.156 per kapita/per tahun atau terjadi peningkatan,” tutupnya. (gan

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda