sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Menuai Polemik, Kades Sukorame Binangun Bangun Sarana Umum di Lahan Pribadi

Sarana umum lapangan bola Voly Desa Sukorame yang dibangun di atas lahan pribadi sang Kades setempat.
Blitar, Laras Post - Pada tahun 2018 lalu Desa Sukorame Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan pembangunan yang dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2018. 

Salah satu kegiatan pembangunan tembok lapangan bola voly. Ukuran tembok lapangan cukup luas antara 12 meter x 20 meter dengan tinggi 2,5 meter. Kondisi bangunan tembok tersebut cukup kokoh.

Menurut keterangan warga Desa Sukorame, menyampaikan bahwa pembangunan tembok pagar lapangan bola voly ini dilaksanakan pada tahun 2018. 

Warga membenarkan adanya kegiatan itu dan dilaksanakan oleh tim pelaksana pembangunan Desa Sukorame.

Namun yang disoal warga tanah yang ditempati lapangan bola voly itu merupakan lahan pribadi milik Yadi selaku Kepala Desa Sukorame, 

Warga pun mempertanyakan, jika memang tanah itu milik pribadi, apa hal itu boleh didirikan sarana umum dalam bentuk lapangan bola voly dari anggaran dana desa. Fakta inilah yang menuai kontra di masyarakat. 

"Bagaimana sebenarnya aturan yang berlaku untuk mengatur pemanfaatan dana desa," ucap salah satu warga Sukorame. 

Pada tahun 2019 pembangunan lapangan bola volydilanjutkan dengan pengecoran lapangan. Saat ini pengecoran telah usai dan siap dimanfaatkan warga, bahkan tiang dan net lapangan sudah terpasang rapi.

Menurut pengamatan warga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2019 yang dipasang disudut desa sama sekali tidak menyebutkan anggaran rabat lapangan bola voly. 

Namun kenyataan di lapangan sudah dirabat dan siap digunakan warga.

"Kami sangat heran dengan program pembangunan Desa Sukorame yang tidak menganggarkan dana rabat lapangan bola voly tetapi pekerjaannya sudah dilaksanakan dan sekarang sudah rapi lengkap dengan tiang dan net lapangan," pungkas warga itu. (Atok)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

3 Comments:

  1. Tanah pribadi untuk fasilita umum? Apa salahnya ? Bukanya malah bagusbtanah pribadi di buat fasilitas umum dan dinikmati segala kalangan usia secara gratis? Jangan goblok" yaa sebagai media

    BalasHapus
  2. Fasilitas umum secara gratis kok ada warga yang mempertanyakan?, sorry pak penulis, masyarakat sekarang tidak ada yang bodoh bisa membedakan antara yang hoax dan bukan, tolong sebagai media jangan mengedepankan uang daripada fakta .

    BalasHapus

Posting Komentar