sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukrim

Peristiwa

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

Olah Raga

LARAS JABAR

Bisnis

Pernak Pernik

» » Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat melakukan konferensi pers di Mapolres Purwakarta Rabu (4/9/2019)
Purwakarta, Laras Post - Polres Purwakarta akhirnya tetapkan dua orang tersangka dalam insiden kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91.200/B arah Jakarta yang terjadi pada Senin (2/9/2019) lalu.

Kedua tersangka tersebut masing-masing sopir kendaraan dump truck bermuatan tanah No. Pol. B 9763 UIT yang dikemudikan DH dan dump truck No. Pol B 9410 UIU yang dikemudikan S.

“Setelah kita melakukan penyidikan dan penyelidikan serta berdasarkan saksi didukung olah TKP, maka kita tetapkan kedua pengemudi dump truck tersebut sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat melakukan konferensi pers di Mapolres Purwakarta Rabu (4/9/2019).

Kedua tersangka tersebut dianggap bersalah setelah diketahui membawa muatan melebihi kapasitas hingga sulit mengendalikan kendaraannya saat terjadi gangguan pada sisi pengereman.

“Muatan yang diperbolehkannya yaitu 12 Ton sementara saat kecelakaan tersangka diketahui membawa muatan seberat 37 ton, jadi dalam hal ini overload muatan skitar 25 ton,” jelas Kombes Trunoyudo.

Kronologi kecelakaan dijelaskan Kombes Trunoyudo, bermula ketika kendaraan dump truck yang dikemudikan DH datang dari arah Bandung menuju Jakarta.

Setibanya di TKP saat melaju di jalan yang menurun dan menikung diduga kendaraan mengalami rem blong sehingga kendaraan tidak terkendali dan terbalik miring dengan roda kiri di atas melintang di badan jalan.

Dengan adanya kendaraan yang terguling tersebut kendaraan yang sedang melaju di arah yang sama mengurangi kecepatan dan berhenti. Kemudian dari arah belakang datang kendaraan dump truck yang dikemudikan S yang datang dari arah yang sama diduga mengalami rem blong dan langsung menabrak beberapa kendaraan yang sedang berhenti di depannya.

“Namun DH, pengemudi pertama yang terguling meninggal di lokasi, sementara S menabrak sekitar 18 kendraan yang sedang berhenti dan mengakibatkan 36 korban luka, ringan, berat dan meninggal. Sementara tersangka S mengalami luka-luka dan saat ini ditahan di Polres Purwakarta,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, tersangka dikenakan pasal 310 ayat 1 sampai 4 UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan jalan dengan ancaman 6 tahun penjara. (Hengki,Roy,Tonggo)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda