sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Persiapan Pilkades 2019 di Kecamatan Bojong Gede

Zulfahmi selaku Sekretaris Kecamatan Bojong Gede saat ditemui di kantornya
Bogor, Laras Post – Pemilihan kepala desa Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor terdiri dari 8 desa dan 1 Kelurahan, ada 5 desa ikut dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar pada bulan November mendatang. Demikian diungkapkan Zulfahmi, Sekretaris Kecamatan Bojong Gede di kantornya, Selasa (27/8/2019).

Menurutnya, 5 desa yang akan menyelenggarakan pilkades serentak tahun ini adalah desa Bojong Baru, Kedung Waringin, Cimanggis, Susukan dan Ragajaya. 

“Tiga yang lainnya, yakni desa Bojong Gede, Waringin Jaya dan Rawa Panjang diperkirakan akan ikut dalam Pilkades serentak gelombang berikutnya, sedangkan Pabuaran yang sudah berbentuk kelurahan, tidak ikut serta dalam Pilkades,” ungkapnya.

Zulfahmi menjelaskan, beberapa tahapan Pilkades, telah dilaksanakan diantaranya, pembentukan panitia pemilihan tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa, pendaftaran bakal calon kepala desa. Tentang pembentukan panitia pemilihan tingkat desa, panitia tersebut terbentuk dengan melibatkan tiga unsur, yaitu lembaga kemasyarakatan, perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

“Tahapan dan mekanisme Pilkades mengacu pada regulasi yang ada, yakni Peraturan Bupati Bogor nomor 37 tahun 2019 tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa dengan Peserta Kepala Desa, Ketua BPD dan Ketua Panitia dari 1 orang anggota Pilkades,” jelasnya.

Zulfahmi menambahkan, sesuai jadwal tahapan, pendaftaran bakal calon kepala desa di Kecamatan Bojong Gede sudah ditutup pada tanggal 24 Agustus kemarin, dan hasil pendaftaran bakal calon kepala desa dari 5 desa tersebut tidak ada calon tunggal ataupun perpanjangan waktu pendaftaran. Desa Bojong Baru terdapat 6 bakal calon kepala desa yang mendaftar.

“Sesuai aturan, untuk desa yang terdapat bakal calon kepala desa lebih dari 5, maka akan ada seleksi tambahan. Seleksi itu berupa ujian tertulis dengan materi Pancasila dan UUD 1945, Pemerintahan Desa serta Bahasa Indonesia,” katanya.

Tahapan selanjutnya, jelas Zulfahmi, setelah pendaftaran bakal calon kepala desa, maka panitia pemilihan tingkat desa melakukan penyaringan bakal calon, untuk kemudian diumumkan kepada masyarakat setempat dengan tujuan meminta masukan kepada masyarakat terhadap kredibilitas bakal calon kepala desa.

“Panitia pemilihan tingkat desa saat ini melakukan penyaringan dan juga sekaligus melakukan coklit data pemilih, yang telah diberikan dari database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Berbicara mengenai anggaran Pilkades, Sekretaris Kecamatan Bojong Gede ini menerangkan, mengenai sumber anggaran dan beliau berharap masyarakat dapat mengikuti Pilkades dengan aman dan tertib.

“Bantuan keuangan untuk Pilkades dari APBD Kabupaten Bogor dan dari APBD tahun 2019. Kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Bojong Gede untuk dapat mengikuti seluruh tahapan Pilkades ini dengan baik, tertib dan sesuai aturan, harapan saya Pilkades serentak 2019 mendatang dapat terlaksana dengan sukses tanpa ekses," ucapnya. (Haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda