sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Inez Cosmetics Gelar Lomba Tata Rias Pengantin di Depok

Rika Taruna (Inez Cosmetics) dan para juara lomba
Depok, Laras Post – Inez Cosmetics menggelar kompetisi tata rias pengantin nasional yang diikuti oleh beberapa Lembaga Kursus dan pelatihan (LKP)  di Mal Cinere, Depok, Minggu (13/10/2019).

Ajang lomba tata rias yang bertajuk Inez Fashion Show Competition 2019 ini, diprakarsai oleh PT Kosmetikatama Super Indah, sebagai produsen Inez Cosmetics dan mengusung tema Pengantin Komersial Nusantara.

Menurut Supervisor Promosi Inez Cosmetics, Rikka Taruna menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Inez Cosmetics dengan tujuan untuk mengenalkan lebih dekat produk Inez kepada pelaku usaha tata rias dan LKP bidang tata rias. “Selain lomba, juga ada demo merias pengantin dengan produk Inez Cosmetics,” jelasnya, saat ditemui disela-sela acara lomba.

Suasana Lomba tata Rias Inez Cosmetics
Lebih lanjut, dikatakannya bahwa ajang lomba kali ini diikuti 20 peserta dari Depok dan Jakarta. “Dari lomba ini, Inez Cosmetics berharap akan muncul Make Up Artist (MUA) yang kompeten dan profesional,” ujarnya.

Ditanya tentang keunggulan dari produk Inez Cosmetics, Rikka mengungkapkan, bahwa semua produk Inez halal dan serba alami serta harganya sangat terjangkau bagi masyarakat Indonesia. “Inez Cosmetics merupakan brand Indonesia asli yang tidak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri dan ikut berpartisipasi dalam pemenuhan kebutuhan wanita Indonesia dalam mempercantik diri,” terangnya.

Sementara itu, Irwan, salah satu juri lomba mengungkapkan, dalam kompetisi tata rias pengantin ini, kriteria penilaiannya didasarkan pada kesesuaian tema. “Temanya pengantin komersial Nusantara, artinya modern tapi tetap pakem-pakem daerahnya harus diperhatikan. Contohnya pemasangan ronce melati atau jumlah kembang goyang,” kata pria yang juga berprofesi sebagai instruktur dengan segudang pengalaman ini.

Selain itu, lanjut pria yang sering dipanggil Pak’i, penilaian dimulai dari awal make up kepada model, kemudian busana dan sandal yang dipergunakan. “Penilaian dewan juri sangatlah fair terhadap peserta, dan diharapkan bisa menjadi pemicu atau motivasi dalam meningkatkan kemampuan berkarya di bidang tata rias di Indonesia,” pungkasnya. (haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda