sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

» » Lembaga Kursus Tak Perlu Takut Ajukan Akreditasi

Yudi Wahyu Widiana, Asesor BANPAUDPNF saat visitasi di LPK Amaya, Depok
Depok, Laras Post - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) tidak perlu takut dan ragu-ragu untuk mengajukan akreditasi, karena hal ini sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan sebuah lembaga.

Demikian disampaikan oleh Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BANPAUDPNF), Yudi Wahyu Widiana, saat ditemui disela-sela acara visitasi akreditasi di LKP Amaya di Jalan Sawangan, Depok, Senin (7/10/2019).

Menurutnya, akreditasi itu tidak hanya diperuntukkan bagi lembaga formal saja, namun bagi lembaga non formal seperti lembaga kursus, sangatlah perlu untuk akreditasi. “Akreditasi itu adalah bentuk pengakuan dari pemerintah terhadap kelayakan sebuah lembaga,” kata pria kelahiran Jogja ini.

Lebih lanjut, Yudi menjelaskan, sebuah lembaga yang terakreditasi, adalah lembaga yang sudah memenuhi 8 standar yang sudah ditetapkan, yakni standar kompetensi lulusan, isi, proses, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan terakhir standar penilaian pendidikan.

“Baik buruk atau kelayakan sebuah LKP dilihat dari status akreditasinya. Ada Akreditasi A, B dan C, jika akreditasinya A maka lembaga itu mendapatkan nilai bagus dalam pemenuhan 8 standar tadi. Artinya, lembaga tersebut sangatlah bermutu,” ungkapnya.

Ditanya mengenai kendala, Yudi mengakui bahwa banyak lembaga kursus yang terkadang menyepelekan perihal dokumen kerjasama ataupun dokumentasi kegiatan dan dari sisi teknologi pengajuan akreditasi dengan menggunakan Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena) yang berbasis web.

“Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong dinas terkait, yaitu Bidang Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan agar terus melakukan pendampingan dan bimbingan kepada LKP yang belum mengajukan akreditasi,” tandasnya.

Sementara itu, Mulyasari, pimpinan LKP Amaya, mengatakan, meski LKPnya yang bergerak di bidang kursus jahit dan mode ini sudah pernah mendapatkan akreditasi C pada tahun 2016, namun di tahun 2019, pihaknya mengajukan akreditasi lagi, dengan berbagai perubahan.

“Harapannya, agar LKP Amaya mendapatkan akreditasi A, dengan terus meningkatkan mutu dan pelayanan. Dan yang pasti, agar lembaga ini bisa tetap eksis serta banyak siswanya,” pungkasnya. (haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda