sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Tim Wasev TMMD, Tinjau Progress TMMD Purwakarta

Tim Wasev Mabesad Kolonel Inf. Herman Hidayat saat memberikan sambutan.

Purwakarta, Laras Post - Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD Mabes TNI, Kolonel Inf Herman Hidayat menuturkan, kedatangannya ke wilayah ini untuk memastikan sudah sejauh mana program TMMD ke 106 di wilayah tersebut berjalan.

"Sesuai intruksi dari Mabes, kami diminta untuk mengecek progres dari program TMMD ini," ujar Herman.

Dari paparan Dandim 0619 Purwakarta, sambung Herman, progres pembangunannya nyaris rampung 100 persen. Dengan rincian, untuk pembangunan jalan sudah selesai 100 persen, rehab Rutilahu baru 2 dari 5 unit. Serta, pembangunan gorong-gorong telah mencapai kurang lebih 70 persen.

Bupati Purwakarta Anne.

"Kami cukup bangga, karena kolaborasi TNI dan Pemda berjalan dengan lancar," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya turut berpesan dan meminta masyarakat tak sungkang jika membutuhkan bantuan pada prajurit TNI.

Sementara dalam penyampaian Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengakui, peran prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) cukup besar dalam proses pembangunan di wilayahnya. Terutama, yang menyangkut pembangunan infrastruktur layak bagi warganya.

"Selama ini, kami berkolaborasi dengan unsur TNI untuk percepatan pembangunan di wilayah kami," ujar Anne dalam sambutannya saat menerima kunjungan Tim Pengawas TMMD Mabes TNI, Selasa (22/10) di Kecamatan Campaka.

Anne menjelaskan, salah satu kolaborasi yang dilakukan pemerintah dengan TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0619 Purwakarta itu, yakni melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Tahun ini, menurutnya, program TMMD yang ke 106 atau kolaborasi yang telah dilakukan dua kali di wilayahnya. Sasarannya, yakni pemantapan jalan penghubung Desa Cisaat, Kecamatan Campaka sepanjang 650 meter. Termasuk, pembangunan rutilahu dan fasilitas lainnya.

Anne menjelaskan, pihaknya memiliki alasan dalam program TMMD ini lebih memilih pembangunan di Desa Cisaat ini. Karena, sebut dia, pihaknya telah memproyeksikan wilayah tersebut menjadi destinasi wisata unggulan di wilayahnya.

"Di Cisaat itu ada Situ. Nah kedepan Situ tersebut akan kami ciptakan sebagai destinasi wisata unggulan baru," jelas dia.

Menurut Anne, Situ Cisaat sangat potensial dikembangkan jadi lokasi wisata unggulan. Sehingga, pihaknya berharap lokasi ini harus dikelola secara maksimal, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Karena, dia berpendapat, dari sanalah dapat memajukan perekonomian masyarakat.

"Kalau lokasi ini berkembang, otomatis akan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Karena, dipastikan akan melahirkan ekonomi kreatif di masyarakat," tambah dia.

Anne menambahkan, pihaknya optimistis Situ Cisaat ini bisa berkembang menjadi lokasi wisata alam unggulan. Apalagi, keberandaan situ-nya masih terjaga dengan alami.

"Di 2020 nanti, kami sudah siapkan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk penataan Situ Cisaat. Tak hanya itu, kami juga akan melakukan penataan di 41 lokasi wisata yang ada supaya lebih berkembang. Karena, penataan wisata memang menjadi fokus kami," tutupnya.(sg/dispenad)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda