sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Desainer Ivan Gunawan Resmi Bergabung Bersama IPMI


Jakarta, Laras Post - Desainer Ivan Gunawan resmi bergabung bersama Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI). 

Ia secara resmi dinobatkan sebagai anggota pada 6 November 2019 kemarin, di the Hall lantai 8 Senayan City, Jakarta Selatan.

Dua puluh lima set busana dari koleksi "Believe" ditampilkan. Busana-busana tersebut merupakan koleksi spesial yang ditampilkan Ivan khusus untuk momentum tersebut.

Sebab, tak sembarang desainer bisa diajak bergabung dengan IPMI. Sehingga capaiannya ini dianggap Ivan sebagai "dream come true".

"Jadi ini merupakan perayaan kecil yang saya lakukan terhadap diri saya sendiri, seperti mengapresiasi apa yang sudah saya lakukan selama ini di fesyen."

ucap Ivan kepada Laras Post dan beberapa media lainnya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Ivan menambahkan, bergabungnya ia dengan IPMI sekaligus menjadi pembuktian keseriusannya di bidang fesyen. Sebab desainer yang bergabung perlu memenuhi sejumlah kriteria.

Salah satu anggota IPMI, Tri Handoko mengungkapkan pada kesempatan yang sama, beberapa kriterianya adalah memiliki workshop sendiri, minimal lima tahun berkarya dengan karya dan gaya desain yang konsisten, serta mau mengurus organisasi bersama demi kemajuan dunia fesyen tanah air.

Sementara, Ivan melihat masih banyak orang yang memandangnya sebagai figur artis alih-alih desainer.

Padahal, desainer yang akrab disapa Igun ini menekuni bidang fesyen lebih mendalam daripada bidang hiburan.
"Buat aku ini bukan sebuah bisnis main-main. Orang kan enggak tahu itu. Ternyata ini (fesyen) ditekuni lebih serius dari aku di entertainment," katanya.

Proses "lamaran" IPMI baginya cukup unik. Sudah ditawarkan bergabung sejak dua tahun lalu, Ivan tak menyangka jika dirinya langsung diajak show pada awal tahun kemarin.

"Awal tahun Mas Tri Handoko bilang stand by show ya tahun ini. "Show apa mas? Tahun ini aku memang banyak show", katanya show pelantikan IPMI. Waah," cerita Ivan.

Meski bergabung dengan IPMI, hubungan Ivan dengan organisasinya yang terdahulu, yaitu Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), tetap terjalin dengan baik.

Menurut Ivan, dirinya sudah mengundurkan diri sejak dua tahun lalu bukan karena ada peemasalahan apapun, melainkan untuk lebih fokus di dunia entertainment.

Meski sudah tak menjadi anggota, namun ia masih membantu beberapa acara yang diselenggarakan APPMI.

"Aku enggak mau kerja ada blok-blokan, kan enggak enak. Karena buat aku sebagai desainer harus mingle," tuturnya.

Koleksi glam
Ivan mempersiapkan koleksi spesial untuk peragaan busananya di 6 November mendatang. Untuk koleksi Believe, keponakan desainer Adjie Notonegoro ini membuat material bahan sendiri.

Ivan bereksplorasi dengan bahan-bahan yang didapatkannya, termasuk menciptakan gradasi warna pada beberapa busana yang disiapkannya.
Produksi bahan dilakukan di India, dengan beberapa bahan lainnya merupakan hasil berburunya di Paris, Bangkok dan beberapa toko bahan mewah di Indonesia.

Persiapan koleksi yang banyak menyertakan aksesori manik-manik mewah ini pun memakan waktu cukup lama dengan total sekitar enam hingga tujuh bulan.

"Aku inginnya bahanku enggak dimiliki orang lain. Agar lebih one of a kind. Idealis," tuturnya.

Ivan ingin agar koleksi ini tampak seperti busana karpet merah yang glamor, memukau dan membuat pemakainya seperti seorang diva.

Ini sejalan dengan pribadi Ivan yang banyak berkecimpung di dunia hiburan dan menyukai sesuatu yang glamor.

"Ingin merayakan aura kedivaanku aja. Jadi memang (busananya) lebih bling-bling," tandasnya.(jim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda