sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Disdik Kota Depok Gelar Pendidikan Kecakapan Kerja 2019


Depok, Laras Post - Dinas Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat, bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Amaya menyelenggarakan program berupa Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK)  jenis keterampilan menjahit.

PKK yang dibuka oleh Disdik Depok, Selasa (19/11/2019)  di LKP Amaya, Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, diikuti 20 peserta dari wilayah Kecamatan Pancoran Mas Depok.

Dalam laporannya, pimpinan LKP Amaya, Mulyasari mengatakan bahwa program ini sudah Kali ketiga dilaksanakan oleh lembaganya. 

“Alhamdulillah, LKP Amaya dipercaya oleh pemerintah pusat dalam hal memberikan pelatihan keterampilan menjahit. Dan ini sudah ketiga kalinya,” ujarnya.


Dia menuturkan, dalam pengajuan tahun 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena sudah menggunakan sistem online. Mulyasari menekankan kepada peserta untuk serius mengikuti pelatihan ini dari awal sampai akhir, guna mendapatkan hasil yang maksimal.

“Gunakan kesempatan yang diberikan pemerintah ini sebaik-baiknya, tanpa dipungut biaya, tetapi sangat bermanfaat dan nantinya bisa menjadi modal dalam bekerja,” kata ibu kelahiran Jakarta ini.

Dalam pembukaan kegiatan ini, Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Depok, Bambang Pramudiyono menyatakan bahwa program PKK dilaksanakan selama 150 jam, dengan porsi 30 persen teori dan 70 persen praktek.

“Tujuan program ini adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat agar punya keterampilan guna mengatasi pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan penghasilan,” kata Bambang. 

Untuk itu, lanjut Bambang, agar program ini berhasil, diharapkan para peserta dapat mengikuti pendidikan ini dari awal sampai akhir. 

“Dari program ini diharapkan peserta mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan tentang dunia menjahit, yang nantinya bisa dipergunakan untuk bekerja, membuka usaha sendiri dan menambah pendapatan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Disdik Depok, Sartibi, menyampaikan bahwa program ini dimaksudkan pemerintah untuk mengatasi pengangguran pada usia produktif. Selain itu, mengurangi angka kemiskinan yang ada di Indonesia.

Sartibi mengakui kendala yang sering dihadapi oleh LKP adalah susahnya mencari peserta, hal ini karena dibatasi umur, yakni umur 17-35 tahun.

 “Mungkin usia muda merasa belum punya tanggungan, hingga enggan mengikuti program yang gratis ini dari pemerintah,” pungkasnya. (haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda