sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Diskarpus Depok Gelar Bedah Buku Rahasia Penulis Gol A Gong

Ketua panitia acara, yang juga Kepala Bidang Perpustakaan, Diskarpus Kota Depok, Catur Sri Astuti
Depok, Laras Post- Dalam rangka Bulan Literasi dan Hari Perpustakaan Nasional, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok menggelar acara Bedah Buku Nasional Rahasia Penulis karya Gol A Gong, di aula gedung perpustakaan, Pemkot Depok, Sabtu (23/11/2019).

Acara yang menampilkan sastrawan Indonesia penyandang disabilitas yang juga penulis buku Rahasia Penulis, Heri Hendrayana Harris atau lebih dikenal dengan nama Gol A Gong, dan sebagai pembedah buku adalah Fahrizal Muhammad, seorang pegiat taman baca Depok serta dosen Bahasa Indonesia.

Ketua panitia acara, yang juga Kepala Bidang Perpustakaan, Diskarpus Kota Depok, Catur Sri Astuti mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam mengemban salah satu amanat UUD 1945, yaitu turut mencerdaskan anak bangsa.

Selain itu, lanjut Catur, tujuan acara itu untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan juga mengenalkan perpustakaan Kota Depok pada masyarakat. “ Dan merupakan salah satu implementasi dari pelaksanaan Perda No.01 tahun 2018 tentang Pembudayaan Gemar Membaca kepada seluruh elemen masyarakat Depok,” ungkap ibu dua putra ini.

Sementara itu, Fahrizal dalam mengomentari buku karya Gol A Gong mengatakan, bahwa buku ini tergolong luar biasa dan akan bertemu sebuah energi tentang semangat serta gigihnya perjuangan seorang Gol A Gong.

Dia menuturkan, Rahasia Penulis Gol A Gong, memberikan banyak tips pada pembaca  untuk memulai belajar menulis, beserta proses kreatifnya.

“Yang menarik lagi, dalam buku ini ada pembahasan khusus mengenai unsur intrinsik, yaitu unsur yang ada di dalam suatu karya sastra. Kalau di mata pelajaran sastra, kuliah ini diberikan selama dua semester,” ungkap pria jebolan IKIP Rawamangun ini.

Fahrizal mengaku bahwa membaca buku Gol A Gong tidak membosankan, karena gaya bahasanya lugas dan mudah dicerna, meski alur buku ini terkesan lompat-lompat dikarenakan kebutuhan dan emosional penulis. (haris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda