sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Farida, Instruktur Senam Aerobik dengan Segala Prestasinya

Farida, Bupati Rembang Abdul Hafidz, dan rekannya
Rembang, Laras Post - Hidup sehat rajin olahraga, Farida salah satu instruktur senam aerobik yang memandu senam dalam acara 2 tahun Talk Show Hallo Bupati, di Alun-Alun Rembang, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2019) pagi.

Farida memulai karirnya dengan menggeluti bidang senam dari umur 23 tahun hingga saat ini umur 26 tahun, dan masih eksis di bidang senam. 

“Saya menjadi instruktur senam baru 3 tahun ini, sebenarnya basic saya di tari tradisional, lalu ada orang bilang kalau saya ada bakat di senam, kemudian saya sekolah ke luar kota untuk menjadi instruktur senam yang memang berpotensi. Saya sekolah senam di Jawa Timur, Bojonegoro, di Semarang juga,” kata instruktur senam dari Blora ini.

Farida saat memandu senam aerobik 
Farida menjelaskan berbagai prestasinya selama menggeluti dunia senam. “Tahun 2018 kemarin prestasi saya yang paling bagus juara I di Menpora, juara aerobik 35 tahun ke bawah. Sudah sering saya mengikuti lomba-lomba, jadi setiap sabtu minggu pasti saya ke luar kota. Setiap ada event lomba, pasti saya berangkat dan saya membawa nama Blora, ya alhamdulillah. Besok November ada lomba di Pornas Samarinda, saya juga berangkat,” jelasnya.

Berkaitan dengan anggaran lomba, Farida menuturkan, semuanya ditanggung pihak sponsor. “Kalau ada sponsor, misal kita membawa nama Hans Studio Semarang, jadi semua biaya ditanggung Hans Studio, dapat piala kita serahkan ke Hans Studio. Kalau untuk ke Samarinda, sepertinya saya dapat bantuan dana dari Formi Blora. Jadi, kita ikutnya nanti mewakili Provinsi Jawa Tengah,”  tuturnya.

Farida berharap kepada masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata profesi sebagai instruktur senam. “Harapan saya ke depannya instruktur senam tidak dipandang rendah oleh masyarakat. Saya membuktikannya dengan prestasi, dan juga mengajak sehat masyarakat,” ungkapnya.

“Terus keinginan saya, kita jadi bermanfaat untuk orang lain, kita mengajak sehat orang lain dengan bergerak. Biasanya orang malas untuk berolah raga, jika sudah jatuh sakit baru mereka sadar pentingnya berolah raga. Nah, itu saya pengen mensosialisasikan senam di kalangan masyarakat manapun, dari kalangan menengah ke bawah sampai menengah ke atas, kita bisa senam bersama,” tutupnya. (fer,tik)



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda