sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Harapan Petani Bawang Merah Demak kepada Menteri Pertanian

Para petani bawang merah di Desa Bandungrejo, Kecamatan karanganyar, Kabupaten Demak
Demak, Laras Post – Para petani bawang merah di Desa Bandungrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak menaruh harapan besar kepada Menteri Pertanian yang baru, Syahrul Yasin Limpo.

Sejak tahun 1970an, Kabupaten Demak menempati peringkat ke-2 se-Jawa Tengah sebagai daerah penghasil bawang merah setelah Kabupaten Brebes.


Salah satu petani bawang merah, Pak Kusnadi (45) mengatakan, ia sudah 7 tahun menjadi petani bawang merah, banyak kendala-kendala yang dihadapi.

“Bawang merah yang saya tanam merupakan bibit bawang Bimajuna, kendala penyakit yang sering menyerang di saat musim penghujan ya seperti bercak-bercak, dan loyo,” kata Pak Kusnadi saat ditemui wartawan Laras Post di areal sawahnya, Kamis (14/11/2019) siang.

Pak Kusnadi
Mengenai pupuk, dan masa panen, Pak Kusnadi menjelaskan, masalah pupuk tergantung dari orangnya. “Kalau orangnya tidak menggunakan pupuk yang bersubsidi ya banyak, tapi harganya mahal, dan kalau menggunakan pupuk yang bersubsidi harganya lebih murah tapi sulit, seperti pupuk poska yang sulit saat ini,” jelasnya.

“Jangka waktu tanam bawang merah dari mulai tanam sampai masa panen tiba, antara 50-60 hari, bawang merah sudah siap untuk di panen,” tambahnya.


Harapan kepada Menteri Pertanian, intinya mereka meminta agar pemerintah tidak mengimpor bawang merah dari luar negeri, untuk menjaga stabilitas harga bawang lokal. Mereka juga meminta pemerintah memberantas mafia impor bawang.

“Untuk mengenai pupuk jangan dipersulit, pemerintah jangan mengimpor bawang merah dari luar negeri seperti dari Thailand, agar harga bawang disaat panen nanti bisa stabil, dan petani tidak dirugikan,” pungkasnya. (fer/tik)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda