sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Keinginan Adanya SMA/SMK di Pancur Mencuat

Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat memberikan sambutan pada kegiatan Dinamika Pembangunan di Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Rabu (20/11/2019)
Rembang, Laras Post - Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto mengawali kegiatan Dinamika Pembangunan di Kecamatan Pancur, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan informasi capaian pembangunan, kebijakan pemerintah, dan menyerap aspirasi masyarakat ini dihadiri ratusan orang dari unsur Kepala Desa, PKK, tokoh masyarakat , hingga unsur sekolah.

Salah satu usulan yang mencuat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adanya usulan berdirinya sekolah tingkat menengah atas atau SMA/SMK. Pasalnya di kecamatan saat ini belum ada sekolah SMA/SMK.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz (nomor 2 dari kanan), beserta Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto (nomor 3 dari kanan)
Menurut salah satu warga dari Desa Trenggulunan yang hadir jika di Pancur berdiri sekolah SMA atau SMK tentu bisa membantu masyarakat kecamatan Pancur. Anak- anak mereka tidak harus sekolah ke kecamatan lain seperti Sedan, Pamotan atau Lasem yang membutuhkan biaya transport lebih.

“Kalau di pancur ada tentu bisa berimbas kepada uang saku untuk anak-anak sekolah kan lebih ringan,” ucapnya.

Sementara itu Bupati menjelaskan, Pemkab Rembang untuk sekolah SMA/SMK kewenangannya hanya mengusulkan. Sedangkan keputusan atau otoritas ada di tangan Pemerintah Provinsi.

Para tamu yang hadir
Namun demikian Bupati menyebutkan, Gubernur Ganjar Pranowo sudah pernah menyampaikan kepadanya jika ingin ada SMA/SMK di Pancur harus menyiapkan tanah seluas 2 hektar yang letaknya strategis. Jikapun ada tanah yang mau dihibahkan seperti dihibahkannya tanah Pemkab untuk pendirian PSDKU UNDIP Semarang juga bisa.

“Gubernur menyampaikan kisi-kisi kepada saya, carikan tanah 2 hektar yang strategis di sini, minimal 2 hektar untuk SMA/SMK. Nanti dalam waktu singkat pasti akan terbangun SMA/SMK,” katanya.

Selain usulan berdirinya SMA/SMK banyak usulan lain yang disuarakan oleh mereka yang hadir. Mulai tentang pengurusan sertifikat tanah, penambahan perawat jenazah, Siltap Kepala Desa hingga tentang perbaikan jalan Lasem-Sale yang menjadi kewenangan Pemprov.

Sejumlah ruas jalan yang masih belum baik kondisinya di wilayah Kecamatan Pancur akan ditangani di tahun 2020. Seperti jalan Ceriwik-Warugunung yang tinggal ratusan meter, Jalan Ceriwik-Sendangcoyo tahun ini dicor dengan anggaran Rp2miliar. (fer/tik)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda