sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » KUD Mina Fajar Sidik Blanakan Subang Gelar Ruat Laut ke-52

Larung dongdang kelautan tradisi ruat laut di Blanakan, Subang.
Subang, Laras Post - Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Mina Fajar Sidik, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar ruat laut atau tasyukuran laut yang ke - 52, Minggu, (10/11/19).

Pada kesempatan itu, Ketua KUD Mina Fajar Sidik Blanakan Dasam MB mengatakan, terget hasil tangkap tahun ini mengalami penurunan. Dari total target 30 miliar hasil tangkap nelayan KUD Mina Fajar Sidik baru mencapai 22 miliaran. 

“Menurunnya target itu disebabkan oleh faktor cuaca dan jangkauan tangkap nelayan yang dibatasi, sepertinya target tidak akan tercapai, karena waktu hanya tinggal dua bulan lagi,” ujar Ketua KUD.

Namun demikian pihaknya selalu optimis di tahun mendatang, hasil tangkap nelayan akan meningkat, karena trendnya akan terus meningkat dengan dukungan cuaca yang menguntungkan nelayan. “Kita berharap target hasil tangkap para nelayan akan lebih meningkat ditahun mendatang,” katanya.


Selain itu, pihaknya sangat berharap dengan Menteri Kelautan yang baru ini, Kebijakan dan Regulasi bisa berubah dan menguntungkan Nelayan di Jawa Barat, terkait soal kebijakan jangkauan wilayah tangkapnya. 

“Mudah-mudahan Menteri yang baru ini, ada kebijakan baru yang menguntungkan nelayan kita, nelayan juga masyarakat," imbuhnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Subang Rahmat Efendi yang hadir pada acara tersebut, menyampaikan, akan terus membina para nelayan melalui KUD Mina, guna meningkatkan produktifitas nelayan. Dengan memberikan bantuan alat tangkat dan perahu baik dari pemprov maupun pusat.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada nelayan tidak boleh menjual hasil tangkapannya ke ‘bakul liar, karena harganya yang relatif murah. “Nelayan sebaiknya menjual hasil tangkapnya ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dikelola oleh KUD Mina. Dengan begitu pun KUD Mina akan terus berkembang dan lebih maju lagi,” ucap Rahmat Efendi.

Terkait keluhan KUD Mina soal nelayan Jabar yang tidak boleh melaut ke luar wilayah Jabar. Sedangkan nelayan asal Jateng dan Jatim bisa melaut ke wilayah perairan Jabar.

Menurut Rahmat, pihaknya akan mendorong Pemprov Jabar dan Kementerian terkait untuk membuat regulasai, di mana tidak ada perbedaan perlakuan, sehingga nelayan Jabar khususnya Subang bisa melaut ke wilayah perairan Jateng dan Jatim. “Sehingga daya tangkap nelayan lebih luas lagi dan pendapatan nelayan lebih meningkat," harapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Subang H. Adilk LF Solihin menyampaikan, untuk melindungi nelayan tradisional, agar tetap bisa meluat dengan hasil tangkap yang besar. Saat ini DPRD Subang berencana membuat perda perlindungan nelayan tradisional.


"Oleh karenanya, pihaknya meminta masukan dan usulan untuk membahas dan menyusun perda tersebut. Diharapkan perda tersebut bisa bermanfaat dan berpihak bagi keberlangsungan kepada para nelayan tradisional di Kabupaten Subang," ucap H. Adik.

Acara Ruat Laut yang selalu diselenggarakan rutin setiap tahun, merupakan sebagai ucap rasa syukur masyarakat nelayan khususnya nelayan Blanakan kepada Maha Kuasa yang selalu memberikan limpahan rizki.
Selain acara hiburan pada ruat laut Ke-52, juga digelar beberapa kegiatan sosial, seperti kehitanan massal, santunan anak yatim dan jompo, dan juga pemberian ansurasi, bantuan alat tangkap kepada nelayan dengan secara simbolis. Selain itu juga peresmian Gedung Waserda Fajar Sidik Mart dan Penendatanganan MoU Kemitraan Pihak KUD dengan pihak prodak yang dilaksanakan di KUD Mina Fajar Sidik Blanakan.

Pada puncak acara ruat laut ditandai dengan pelepasan dongdang, miniatur perahu berisi aneka makanan tradisional dan kepala kerbau. 

Pelepasan perahu dongdang dan diluncurkan menyusuri Sungai Blanakan menuju perairan Laut Jawa. Selain itu juga ratusan perahu yang dihiasi dengan berbagai jajanan pasar turut serta mengiringi.

Usai sejauh kurang lebih satu kilometer dari muara Blanakan perahu dondang dilepas dan para nelayan berenang mengejar dongdang dan berebut isi dongdang. Para nelayan meyakini apabila bisa mendapat barang-barang yang ada di dongdang akan membawa berkah bagi usaha melautnya. 

Acara Ruat Laut Ke-52 tersebut juga dihadiri, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Subang, Kapolsek Blanakan, Dandramil Ciasem, Camat Blanakan, Kepala Desa Se-Kecamatan Blanakan serta tamu undangan lainnya. 

Rangkaian hiburan Ruat Laut Ke-52 juga dimerihakan sejumlah perlombaan dan hiburan antara lain, pertandingan Sepak Bola, Open Turnamen Tenis Meja, Open Turnamen Bola Volly, Pasar Rakyat, Pegelaran Wayang Kulit, Pentas Live Music Dandut, Pegelaran Sandiwara dan Sajian Hadrock dari anak nelayan Blanakan.(sodikin)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda