sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Surya Tjandra: Jika Ada Pekerjaan Belum Selesai Segera Selesaikan

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra foto bersama masyarakat penerima sertipikat tanah

Soppeng, Laras Post – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surya Tjandra  berpesan agar seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan maupun Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dapat bekerja secara cepat. 


"Jika ada pekerjaan yang belum selesai agar segera diselesaikan,” ujarnya, saat pembagian sertipikat tanah di Tempat Pemandian Ompo, Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa (26/11/2019), seperti dikutip dari siaran pers Kementerian ATR/BPN.

Mengenai target redistribusi tanah, lanjut Surya Tjandra, diharapkan bantuan dari Pemerintah Daerah maupun masyarakat mengenai lokasi selanjutnya. “Apabila sudah ada (lokasi-red), agar disampaikan ke Kantor Pertanahan," tegasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, seluruh bidang tanah di Indonesia hingga tahun 2015 yang terdaftar baru sebanyak 46 juta bidang. Padahal, jumlah seluruh bidang tanah di Indonesia berjumlah 126 juta bidang. "Kami punya target pada tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Surya Tjandra, Presiden Jokowi juga sudah menginstruksikan kepada Menteri ATR/Kepala BPN agar mempercepat proses penyertipikatan tanah. “Sertipikat tanah merupakan hak yang diberikan oleh negara kepada masyarakat pemilik tanah dan ini sah,” ucapnya.

Surya Tjandra menjelaskan, Reforma Agraria merupakan program yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah. Reforma agraria terdiri dari dua komponen, yakni aset reform dan akses reform. 

"Aset reform merupakan sertipikat tanah yang sedang bapak ibu terima sekarang. Untuk itu, harus dijaga dengan baik dan jangan sampai rusak atau hilang,” tandasnya. 

Sedangkan akses reform, lanjut Surya Tjandra, merupakan bentuk pemberdayaan dari sertipikat tanah yang diperoleh. “Saya sarankan agar masyarakat yang memiliki sertipikat tanah untuk membentuk koperasi, badan usaha milik desa atau bentuk lainnya. Nantinya ini akan dibina oleh dinas koperasi atau pemerintah daerah setempat. Saya juga mengajak Kantor Pertanahan agar lebih proaktif dalam kegiatan akses reform ini," harapnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, Kaswadi Razak, mengucapkan terima kasih atas kerja keras jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng serta Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan. 

"Sertipikat tanah sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Soppeng karena dampaknya kepada peningkatan perekenomian," ujarnya.

Menurutnya, suksesnya program redistribusi tanah dan konsolidasi tanah merupakan hasil kerja keras bersama. Hasil ini hendaknya ditiru oleh Kabupaten/Kota lainnya guna menyukseskan program Reforma Agraria. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda