sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Tes Seleksi CPNS 2019 Kabupaten Rembang Dilaksanakan di UNY

Sekda Rembang, Subakti didampingi Kepala BKD, Suparmin saat jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Senin (11/11/2019)
Rembang, Laras Post – Dalam seleksi Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 ini, sarana pra sarananya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang. Tetapi sistem seleksi tetap menginduk ke pemerintah pusat. Konsekuensinya, Pemerintah Kabupaten Rembang harus menggandeng perguruan tinggi, untuk mengadakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Senin (11/11/2019), Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang sekaligus ketua panitia penerimaan CPNS tingkat kabupaten, Subakti menjelaskan pada awalnya menjajaki Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Kebetulan banyak daerah yang ternyata sudah menggandeng Udinus, sehingga dari sisi jadwal tidak memungkinkan. Pemkab kemudian beralih ke UNS Solo, tapi menghadapi kendala jadwal beriringan dengan kegiatan ulang tahun atau dies natalis kampus tersebut.

Selanjutnya, penjajakan bergeser menuju Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Setelah tim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang datang mengecek ke sana, akhirnya mantap memilih UNY. Hal itu setelah melihat kesiapan tempat, dan jumlah komputer. Di UNY, jumlah komputer yang tersedia 330 unit.

“Pengennya sih di Rembang biar dekat. Tapi di sini tidk ada lokasi yang satu ruangan, memiliki banyak sarana komputer, dan jaringan internet yang memadai. Makanya kelak ketika tes seleksi CPNS, untuk Kabupaten Rembang berlangsung di UNY," kata Sekda didampingi Kepala BKD, Suparmin.

Sesuai jadwal, pendaftaran online antara tanggal 11 - 25 November 2019, pengumuman hasil seleksi administrasi 16 Desember 2019, masa sanggah 17 - 19 Desember 2019, pengumuman hasil sanggah 26 Desember 2019, pelaksanaan SKD bulan Februari 2020, pengumuman hasil SKD Maret 2020, pelaksanaan SKB Maret 2020, dan pengumuman akhir seleksi CPNS bulan April 2020.

Ia mengingatkan masyarakat jangan mudah percaya, apabila ada yang membujuk rayu bisa meloloskan seleksi CPNS. Menurutnya, tidak ada titipan dan sogok menyogok, tetapi murni mengacu dengan hasil tes. Bahkan anaknya sendiri tahun lalu juga kandas di tengah jalan.

“Pengalaman tahun lalu, passing grade atau nilai ambang batas 143. Anak saya 142, gembor-gembor, nggak bisa ditulungi pak?, ora iso. Meski demikian masih saja ada warga yang kena glembuk, mohon masyarakat waspada, jangan ketipu,“ tandasnya.

Disinggung tentang syarat Index Prestasi Kumulatif (IPK), Subakti memperinci peserta seleksi CPNS wajib mengantongi IPK minimal 3,00. Hal itu sesuai dengan kesepakatan daerah-daerah se-Jawa Tengah. Antara lulusan perguruan tinggi negeri, dan swasta tidak dibedakan. (fer/tik)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda