sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Taman Wisata Sejarah Salatiga, Peran Prajurit TNI AU di Masa Perjuangan

Sekjen Lemhanas RI Laksdya TNI Agus Setiadji bersama jajaran pejabat TNI AD, TNI AU dan pejabat sipil setempat saat meresmikan pencanangan pembangunan TWSS, Rabu (15/1/19).

Salatiga, Laras Post - Salatiga merupakan tempat yang sarat dengan nilai sejarah perjuangan bangsa, khususnya bagi TNI AU. 

Hal itu tak beralasan, pasalnya setiap tahun pada 29 Juli diperingati sebagai Hari Bakti TNI AU yang dilatarbelakangi peristiwa penyerangan tangsi Belanda di Semarang, Ambarawa, dan Salatiga oleh para penerbang TNI AU.

Pada masa itu penerbang TNI AU melancarkan serangan udara menggunakan pesawat tempur peninggalan Jepang. Peristiwa itu pula ada kaitannya tertembaknya pesawat Dakota VT-CLA di Ngoto, Yogyakarta sebagai aksi balas dendam pasukan Belanda atas penyerangan tiga kota pada dini hari itu.

Kadispenau Marsma TNI Fajar Adrianto foto bersama jajaran pejabat TNI AU di monumen patung pejuang TNI AU di TWSS, Salatiga.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan RI Laksamana Madya (Laksdya) TNI Dr. Agus Setiadji, S.A.P., M.A., meresmikan pencanangan pembangunan Taman Wisata Sejarah Salatiga (TWSS) di Bugel, Sidorejo, Kotamadya Salatiga, Rabu (15/1/2020).

Ketua panitia pembangunan TWSS Drs. Fakruroji yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kotamadya Salatiga menjelaskan, inisiatif pembangunan TWSS ini merupakan kerja sama Pemkot Salatiga dengan Kemhan RI di atas lahan seluas 4 hektar di Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kotamadya Salatiga. 

"TWSS direncanakan akan rampung pada 2023 dan membutuhkan biaya sekitar 100 miliar. Taman ini dimaksudkan untuk pelestarian sejarah perjuangan bangsa, menanamkan jiwa bela negara bagi generasi muda, dan mewujudkan visi Kota Salatiga 2020 yang menitikberatkan pada penataan ruang wilayah yang bersih dan indah sekaligus menambah destinasi wisata baru di Salatiga," ujar Sekda Salatiga.

Di TWSS saat ini sudah dibangun monumen alutsista pesawat Cureng AURI, panser Saladin, tank AMX 13 Canon 105/75, replika KRI Matjan Tutul 62, patung tiga pahlawan nasional yang mewakili trimatra TNI, Laksamana Madya Yosaphat Sudarso (TNI AL), Laksamana Muda Udara Agustinus Adisutjipto (TNI AU), dan Brigjen Sudiarto (TNI AD) yang juga merupakan putra asli Salatiga.

Sementara itu, Sekjen Kemhan RI dalam sambutannya mengatakan, Salatiga sangat terkait dengan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa sehingga dipandang perlu untuk membuat sebuah taman yang mampu memberikan nilai edukasi, meningkatkan kesadaran bela negara masyarakat, dan melestarikan sejarah perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Salatiga yang telah mendukung penuh pembangunan TWSS ini termasuk dukungan dana CSR dari Bank Mandiri, BNI, dan BRI sehingga taman ini dapat terwujud serta mampu mewariskan nilai-nilai perjuangan bangsa dan jiwa bela negara kepada generasi penerus," pungkas Sekjen Kemhan.

Pada acara pencanangan pembangunan TWSS tersebut dimeriahkan dengan atraksi terjun payung dari personel TNI AU dan Fasida Yogyakarta serta flypast pesawat Casa C212 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang yang disambut dengan sangat meriah oleh masyarakat Salatiga. 

Turut hadir pada acara peresmian, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf RI Dadang Rizky Rahman, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean, Kadispenau Marsma TNI Fajar Adriyanto M Si (Han), Kadispotdirgaau Marsma TNI Basuki Rohmat, Walikota dan Forkopimda Kotamadya Salatiga, pimpinan dan anggota DPRD Kotamadya Salatiga, para pejabat dari Kemhan RI, Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan para keluarga pahlawan asal Salatiga.(sg/dispenau)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda