sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pusdiklat Bahasa Kemhan Gelar Workshop Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA)

Workshop pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA), di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan di Pondok Labu Jakarta Selatan, Rabu (12/02).
Jakarta, Laras Post - Pusdiklat Bahasa Kemhan menyelenggarakan workshop sehari pengajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). 

Workshop yang digelar di Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan di Pondok Labu Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020), bertujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan dan informasi terbaru sebagai media refreshing sebagai bekal di dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia untuk perwira siswa asing atau penutur asing, yang sedang belajar di Pusdiklat Bahasa, baik pada tingkat dasar maupun menengah atau lanjutan.

Adapun narasumber dalam kegiatan itu; Liliana Muliastuti, M.Pd., Ketua Umum APPBIPA, Erni C. Westi, S.S., M.Pd. Pengajar Program BIPA LBI FIB UI, Widya Parimita, SE.MPA dan ImYusi Asnidar, S.Pd.M.Hum. Staf UPT Bahasa UNJ. 


Dalam kesempatan tersebut, Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Brigadir Jenderal TNI Yudhy Chandra Jaya, M.A. yang dibacakan oleh Kabidops Kolonel Caj. Drs. Hasanuddin Salsab, M.Ed,  menyatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan selain sebagai ajang silaturahmi di antara widyaiswara dengan pimpinan sekaligus menjalin kerja sama dengan institusi lain yakni Unit Pelaksana Tugas Bahasa Universitas Negeri Jakarta. 

Kepala Kelompok (Kapok) Bahasa Indonesia Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Kolonel. Adm. Drs. Sudiyatno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sinkronisasi atau penyelelarasan pemahaman dasar terhadap bahasa Indonesia, sebelum diajarkan kepada siswa asing yang sedang belajar Bahasa Indonesia. 

"Hal ini sangat penting bagi widyaiswara di lingkungan Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan," paparnya. 


Harapan ke depan,  sambungnya, kegiatan ini bisa diselenggarakan setiap tahun ajaran baru sebagai ajang refreshing dan menambah ilmu pengetahuan serta perbendaharaan kata atau kosa kata baru yang baku ke dalam Bahasa Indonesia. 

Selain itu, ke depan akan diselenggarakan pembekalan khusus widyaiswara madya selama tiga hari, bahkan semua instruktur atau widyaiswara yang mengajar di berbagai belahan negara di dunia tentang Bahasa Indonesia harus bersertifikasi dari Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.

"Inilah sebagai upaya menginternasionalisasikan bahasa Indonesia, sekaligus Bahasa Indonesia sebagai pintu untuk mengenal dunia," cetusnya. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda