Breaking News

,

Gunung Rahtawu Petilasan Para Tokoh Pewayangan

Ilustrasi
Kudus, Laras Post Online -Salah satu gunung di gugusan gunung di daerah Kota Kudus-Jawa Tengah, mungkin namanya terdengar asing, khususnya bagi orang dari luar Jawa. Namun,  di balik itu tersimpan keindahan budaya tanah  Jawa yang teramat kental dan  mistik. Gunung ini terkenal dengan sebutan Wukir Rahtawu (Puncak 29 ).
Rahtawu sebenarnya adalah nama desa di lereng Gunung Muria masuk Kecamatan Gebog itu. Bagi masyarakat Kudus dikenal banyak menyimpan misteri. Sekitar tiga dasa warsa yang lalu (lebih 30 tahun-Red), Rahtawu merupakan sebuah desa yang sangat terisolir. Sebab, belum ada jalan poros desa. Roda empat pun tak bisa menuju ke desa itu, termasuk angkudes. Satu-satunya jalan adalah lewat jalan setapak. Pendatang harus rela berjalan kaki sekitar lima kilometer mulai dari Desa Menawan. 
Berkat jasa Bupati Marwotosoeko, dengan tekad gugur gunung, jalan menuju desa tersebut sudah dilebarkan, sehingga Rahtawu menjadi seperti sekarang ini. Kini, meskipun lokasinya tidak mudah dicapai, Rahtawu mempunyai daya tarik tersendiri bagi mereka yang suka melakukan ritual ziarah. 
Kawasan Rahtawu banyak menyimpan petilasan (bukan makam-Red) dengan nama-nama tokoh pewayangan leluhur Pandawa. Sebut saja petilasan Eyang Sakri, Lokajaya, Pandu, Palasara, Abiyoso. Selain itu di sana juga ada kawasan yang diberi nama Jonggring Saloka dan Puncak Songolikur. Petilasan ini banyak menarik minat orang untuk datang berziarah. 
Rahtawu mempunyai arti getih yang bercecer (darah yang bercecer). Menurut mitos, Wukir Rahtawu merupakan tempat pertapaan Resi Manumayasa sampai kepada Begawan Abiyoso yang merupakan leluhur Pandawa dan Korawa. Menurut cerita babad dan parwa, konon leluhur raja-raja Jawa merupakan keturunan  dinasti Bharata/para shangyang.
Hingga sekarang banyak sekali tokoh-tokoh pewayangan yang petilasannya  masih dirawat oleh penduduk sekitar. Bahkan, banyak orang–orang dari luar Kudus (Jateng ) yang berdatangan untuk menikmati  suasana pegunungan dan  mistik yang ada di gunung tersebut.
Tidak  salah kalau orang -orang yang  suka mistik—terutama yang beraliran kejawen, berdatangan ke gunung Rahtawu, karena memang dari lereng gunung sampai puncak gunung itu berjajar banyak sekali petilasan–petilasan dari para tokoh pewayangan yang disucikan dan disebut ”eyang” oleh penduduk sekitar. 
Nama–nama petilasan para tokoh pewayangan yang ada di gunung Wukir Rahtawu, antara lain: Eyang Sakri (Bathara Sakri), di Desa Rahtawu, Eyang Pikulun Narada dan Bathara Guru, di Joggring Saloko, dukuh Semliro, desa Rahtawu. Eyang Abiyasa dan Eyang Palasara, di puncak gunung “Abiyasa”, ada juga yang menyebut “Sapta Argo”.
Eyang Manik Manumayasa, Eyang Puntadewa, Eyang Nakula Sadewa di lereng gunung “Songolikur”, di puncaknya tempat pertapaan Eyang Sang Hyang Wenang (Wening) dan sedikit ke bawah pertapaan Eyang Ismaya. Eyang Sakutrem (Satrukem) di sendang di kaki gunung “Sangalikur” sebelah timur. 
Eyang Lokajaya (Guru Spiritual Kejawen Sunan Kalijaga, menurut dongeng Lokajaya  nama samaran Sunan Kalijaga (sebelum bertaubat), di Rahtawu. Eyang Mada (Gajah Mada) dan Eyang (Romo) Suprapto, berupa makam di dusun Semliro. Memang didaerah rahtawu  peradaban Hindu, budha tidak tampak jelas karena tidak ditemukan candi/arca yang sebagai mana ditemukan di daerah lain yang mempunyai peradaban hindu/budha Yang ada hanyalah petilasan-petilasan batu datar yang merupakan bekas tempat bersemedinya para ” suci “.
Ada satu lagi yang aneh dari  kebudayaan warga sekitar, meskipun semua petilasan yang ada di Wukir Rahtawu identik  dengan para tokoh Pewayangan ( Mahabarata – Hindu ), tapi di sana sangat ditabukan untuk mengadakan pagelaran wayang. 
Konon cerita para penduduk setempat, pernah ada yang melanggar larangan tersebut, maka datang bencana angin ribut yang menghancurkan rumah dan  dukuh yang mengadakan pagelaran wayang tersebut. (Fery N)

8 komentar:

  1. Mmg benar buat nurani sy di Rahtawu hanya wening cipta untuk berhadapan hiyang
    poroleluhure kito; spy oleh pepadange batin lan pikir

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  3. Saya memang belum sempat sowan kesana tapi rasanya indah dialam bathin

    BalasHapus
  4. Selain keindahan alam dirahtawu memberikan ketenangan batin terutama bagi pengunjung yg biasanya hidup dikota yg penat dan panas..nah dirahtawu sangat pas untuk refresing,menyegarkan pikiran karena udarany sejuk dan begitu tenang...

    BalasHapus
  5. Luar biasa pokoknya rahtawu👍👍

    BalasHapus

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai