Breaking News

,

Vonis Perkara Korupsi Selama Semester I Lebih Rendah

Para pembicara (dari kiri) Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Indonesia Corruption Watch (ICW) Aradila Caesar, Kordinator Divisi Hukum dan Monitoring Emerson Yuntho dan Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Lalola Easter di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta.
Jakarta, Laras Post – Vonis hakim atas perkara korupsi, selama semester pertama tahun 2015, lebih ringan jika dibanding dengan pada semester pertama tahun 2014.

Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Ardila Caesar mengungkapkan, selama semester pertama 2015 hakim rata-rata hanya menjatuhkan vonis hukuman penjara 25 bulan atau dua tahun satu bulan kepada para terdakwa koruptor.

Sedang selama semester pertama tahun 2014, kata Ardila, vonis hukuman hakim terhadap terdakwa perkara korupsi rata-rata sekitar dua tahun sembilan bulan, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata vonis hukuman koruptor pada kurun yang sama tahun ini.

Ardila mengatakan, ICW memantau 193 perkara korupsi dengan 230 terdakwa yang telah diperiksa dan diadili pengadilan tingkat pertama di Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Tinggi, kasasi serta peninjauan kembali di Mahkamah Agung.  “Hakim memvonis rata-rata hanya selama 25 bulan atau dua tahun satu bulan,” ujarnya kepada wartawan, pada Selasa, (11/8/2015) di Jakarta.

Ia menyebutkan, selama semester pertama tahun ini 163 terdakwa perkara korupsi dihukum satu sampai empat tahun penjara atau masuk kategori ringan, 12 terdakwa dijatuhi vonis hukuman sedang antara empat hingga 10 tahun penjara dan hanya tiga terdakwa dihukum berat, lebih dari 10 tahun, oleh hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Jumlah terdakwa perkara korupsi yang divonis bebas tahun ini juga meningkat dengan 35 terdakwa diputus bebas oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tingkat pertama dan tiga terdakwa diputus bebas oleh Mahkamah Agung.

Pada kurun yang sama tahun lalu hanya ada 20 terdakwa perkara korupsi yang divonis bebas menurut data ICW.

Sementara Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Emerson Yuntho mengatakan vonis hukuman terdakwa perkara korupsi ringan karena tuntutan hukuman yang diajukan jaksa penuntut rendah.

“Dalam catatan ICW tahun ini rata-rata tuntutan yang diajukan jaksa selaku penuntut umum adalah tiga tahun enam bulan, jika dikaitkan dengan kategori hukuman maka rata-rata tuntutan masuk ke dalam katagori ringan,” katanya. “Sejak awal jaksa yang melakukan proses penuntutan sudah meminta kepada hakim untuk menjatuhkan hukuman yang ringan bagi terdakwa kasus korupsi,” tambah dia. (tim)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai