Breaking News

,

Latihan Menembak Bersama Personel Lanud Rai Dan Eksekutif Komunitas Bandara Internasional Ngurah Rai

Foto bersama Danlanud Ngurah Rai dengan para undangan Eksekutif Komunitas Bandara Internasional Ngurah Rai. (Foto Pentak Ngurah Rai).
Bali, Laras Post - Pangkalan TNI AU Ngurah Rai belum lama ini melaksanakan latihan menembak, dalam kegiatan latihan menembak kali ini Komandan Lanud Ngurah Rai Koloenel Pnb Danet Hendriyanto S.Sos., beserta staf mengundang instansi yang tergabung dalam komunitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, latihan menembak tersebut dilaksanakan di Lapangan tembak Brimob tohpati Kesiman Denpasar Bali, Senin (14/9).

Sebelum dilaksanakan latihan menembak, para undangan eksekutif komunitas Bandara diberikan penjelasan tentang cara penggunaan dan safety senjata oleh Kasiopslat Lanud Ngurah Rai Mayor tek Yudha Deliyanto dan anggota sie opslat, agar memahami dan menguasai senjata tersebut, selanjutnya dilaksanakan pemanasan dengan peregangan otot.

Komandan Lanud Ngurah Rai selaku koordinator pembinaan teretorial khususnya di kawasan bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai “ mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini akan saling terjalin silahturahmi dan komunikasi dengan baik serta bersinergi agar terciptanya rasa aman dan nyaman dilingkungan Bandara Ngurah Rai dan  kegiatan seperti ini akan tetap dilaksanakan dalam tiap semesternya.

Sementara itu, perwakilan tamu undangan bapak Danendra GM EAS mengucapkan terima kasih atas undangan ini, dengan tugas pokok TNI Angkatan Udara menjaga kedaulatan Negara diwilayah udara yuridiksi nasional Indonesia khususnya diudara, kami sangat antusias dan merasa mendapat kehormatan sebagai warga sipil yang diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat TNI AU khususnya Lanud Ngurah Rai.

Setelah acara Eksekutif, latihan menembak bersama komunitas Bandara dilanjutkan dengan para Perwira serta anggota Satpomau dan Intel Lanud Ngurah Rai dengan latihan menembak menggunakan pistol P1 dan P2 menggunakan tiga butir peluru percobaan, sepuluh butir dengan posisi satu tangan dan sepuluh butir dengan posisi dua tangan.

Sedangkan anggota Bintara dan Tamtama Lanud Ngurah Rai dengan melaksanakan menembak menggunakan senjata laras panjang jenis SS1 dengan tiga butir peluru percobaan, sepuluh butir amunisi posisi tiarap, sepuluh butir amunisi posisi duduk dan sepuluh butir amunisi posisi berdiri. (Yp,Sg,Penau)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai