Breaking News

,

Puspomau Gelar Ceramah Tentang HIV – AIDS

 Dr Dewi Inong Irana Sp. KK. Sedang menyampaikan ceramah di depan Danpuspomau Marsma TNI Zapanta Boes Ketua PIA Ardhya Garini Ranting Puspomau Ny. Zapanta Boes dan pengurus PIA AG, para Danpom dan Dansatprovs berserta para anggota Pomau dan isteri di Gedung Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jumat (22/1). (foto : Dispenau).
Jakarta, Laras Post - Pusat Polisi Militer Angkatan Udara (Puspomau) menyelenggarakan ceramah tentang penyakit kelamin HIV/ AIDS yang dihadiri  Komandan Puspomau Marsma TNI Zapanta Boes, Ketua PIA Ardhya Garini Ranting 06-3/G.I Puspomau Ny. Zapanta Boes dan pengurus, Wadanpuspomau, para Direktur Puspomau, seluruh anggota Pomau yang ada di Jakarta dan Bogor beserta istri. dengan penceramah dr. Dewi Inong Irana Sp, KK. di Gedung Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jumat (22/1).

Danpuspomau mengatakan, ceramah ini dimaksudkan untuk memberikan  pemahaman kepada personel Pomau dan keluarganya tentang penyakit kelamim HIV- AIDS yang sangat membahayakan hidup manusia.   Dengan memberikan pemahaman tentang penyakit yang mengerikan ini, diharapkan anggota Pomau dan keluarganya tidak terjangkit penyakit kelamin ini.   

Dalam ceramah tersebut, dr Dewi Inong Irana Sp, KK. yang juga Penyuluh Independen Kesehatan Seksual menyampaikan, penyakit HIV – AIDS atau penyakit kelamin ini terjadi akibat hubungan seks bebas seperti yang dilakukan kaum lesbian, homoseks, biseks dan transjender merupakan sumber terjadinya penyakit kelamin (LGBT).  Insfeksi menular seksual (IMS) atau penyakit kelamin akibat hubungan seks bebas ini bagi penderita kadang kala tidak bergejala dan sulit untuk disembuhkan.  Virus ini hidup tahunan didalam darah atau sel dan dapat menular pada anak dalam kandungan.            Penyakit ini rata-rata diderita orang dewasa,  mayoritas bagi kaum gay, lesbian.  Namun saat ini, penyakit HIV-AIDS banyak diderita orang yang berkeluarga, oleh karena itu,  dr Dewi Inong mengajak anggota TNI AU khususnya anggota Pomau ikut  menekan penderita penyakit kelamin ini menjadi nol.

 “Perlu diingat dikalangan anak Sekolah Dasar saja, rata-rata anak SD tersebut sudah tahu situs-situs pornografi di internet , dimana  situs ini ditujukan untuk merusak anak-anak muda sebagai  generasi bangsa Indonesia.   Anak-anak diarahkan untuk hidup seperti LGBT ( Lesbian Gay Biseks Transgender ).          Untuk itu, dr Dewi Inong menekankan kepada seluruh anggota prajurit TNI AU yang memiliki anak, agar lebih waspada dalam mengawasi dan membimbing anak-anak serta jangan sampai mereka kurang kasih sayang dari orang tua”, kata Dewi Inong.


Diharapkannya anggota TNI AU hendaknya menjadi prajurit yang “Super” artinya perlu diperhatikan, Setia pada pasangannya, utamakan pasangan, periksa bila beresiko, edukasi dan informasi yang tepat dan rekomendasikan kepada teman dekat dan mencegah penyakit kelamin dengan mengingat Safe Seks Is No Zinah ,  karena hal itu juga menjadi larangan setiap agama.  “Jangan sampai anggota TNI AU terjerumus karena lima menit nikmat semu karier dan keluarga hancur serta dapat mencegah secara dini dengan cara penanggulangannya bagi dirinya maupun kerluarga, tambahnya. (Sg, Penau)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai