Breaking News

,

Kunjungi Lanud Supadio Dan Lanud Rusmin Nurjadin

Kasau Masekal TNI Agus Supriatna didampingi Ketua Umum PI AG Ny. Bryantira Agus Supriatna memberika ucapan ulang tahun kepada prajurit PNS dan keluarga yang berulang tahun di Bulan Maret usai acara sambung rasa  di Lanud Rusmin Nurjadin Pekan Baru, Selasa (15/3)
Jakarta, Laras Post - Kunjungan ke Lanud-lanud adalah untuk melihat secara langsung permasalahan-permaslahan yang ada di Pangkalan TNI AU, selain keinginan memajukan daerah setempat dan membesarkan  pangkalan udara untuk kepentingan semua termasuk pemerintah daerah dalam memajukan perekonomian, seperti perpanjangan run way yang dapat didarati pesawat berbadan besar, pembangunan rumah sakit serta permasalahan yang perlu ditindaklanjuti ke tingkat pusat.

Demikian dikatakan Kasau Masekal TNI Agus Supriatna dihadapan awak media pada kunjungannya di Lanud Rusmin Nurjadin Pekan Baru, Selasa (15/3).

Selain itu pangkalan udara perlu pembangunan-pembangunan fasilitas baru terkait dengan datangnya pesawat-pesawat tempur baru berikut skadron teknik yang perlu pengembangan karena akan menambah perawatan pesawat, termasuk lahan pencadangan yang akan dibangun satuan pertahan udara yang dibutuhkan TNI AU,jelas Kasau.

Sementara dalam sambung rasa dengan Prajurit, istri dan PNS TNI AU Kasau mengingatkan, dengan banyaknya terjadi konplik disekitar kita, seperti sesama masyarakat, TNI dengan TNI/Porli, TNI dengan Masyarakat, antara elit politik hingga tingkat eksekutif, hal tersebut dikarenakan komunikasi yang kurang baik. Untuk itu agar warga lanud harus tetap bertahan mempertahankan dari cobaan yang ada saat ini.

Untuk itu kita harus mempunyai karakter sehingga sulit untuk dipengaruhi oleh siapa saja dengan cara yang tidak baik, oleh karena itu kita harus menjadi bagian dari solusi buka menjadi bagian dari pembuat masalah.

Selain itu Pragmatisme yang cenderung menghilangkan proses alamiah dan pentingnya kejujuran, karena semakin hari semakin sulit menemukan implementasi sifat-sifat kejujuran dalam pergaulan sehari-hari, serta Akuntabilitas sebagai prajurit TNI AU maupun PNS TNI Angkatan Udara terletak pada kesamaan antara ucapan dan perbuatan.

Terkait dengan meningkatnya status Lanud Supadio dan Pontianak menjadi Pangkalan utama operasi dengan konsekwesi logis setiap operasional penerbangan harus dirancang secara cermat sesuai dengan standart operation prosedur yang berlaku. Sehingga ini menjadikan dorongan semangat dan tekad para pelaksanan dilapangan pada setiap pelaksanaan tugas. Sedangkan keselamatan terbang dan kerja (Lambangga) menjadi harga mati dari mulai tingkat lanud hingga satuan kerja.

Terkait dengan keharmonisan prajurit dan keluarganya Kasau menyampaikan bahwa  peran istri dalam membina rumah tangga sangatlah besar, sehingga dalam menjalankannya tidaklah mudah. Perlu disadari bahwa ketulusan dan keikhlasan dalam menjalani hidup sebagi istri prajurit adalah anugrah yang luar biasa, untuk itu bagi para suami hargailah istri sebaik-baiknya.

“istri yang cakap lebih berharga dari pada permata” artinya istri sebagai penolong yang bijaksana bagi para suami dan bukan sebagai perongrong suami, karena istri bagian hidup dari suami sehingga yang dapat dipercaya, setia, dapat menjaga rahasia serta mampu mengelola keuangan dengan bijaksana, pinta Kasau. (Wry/Penum)

Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai