Breaking News

,

SMK 1 Angkasa Halim Buka Jurusan Baru Teknik Penerbangan


Jakarta, Laras Post - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Angkasa Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur  yang beralamat di Jalan Rajawali Raya pada tahun ajaran 2016/2017 ini membuka jurusan baru yaitu teknik penerbangan.  Demikian penjelasan Kepala Sekolah SMK Angkasa 1 Mayor Sus Sumardjo, S.H., M.M., M.H., di kantor SMK Angkasa 1 Halim Perdanakusuma, Kamis (23/6) di sela-sela penerimaan siswa baru.

SMK  Angkasa 1 Halim Perdanakusuma yang semula bernama STM Angkasa berdiri tanggal 18 Januari 1975, yang awalnya masih beroperasional di SD Angkasa 10. Selanjutnya pada 23 Januari 1989, pengelola STM beralih dari Badan kerjasama Pendidikan ke Yayasan Ardya Garini (Yasarini). Nama STM pada tahun 1997 berganti SMK sesuai aturan Kemendikbud.  Hingga kini SMK Angkasa 1 memiliki tiga jurusan yaitu teknik listrik, teknik mesin, teknik produksi dan teknik penerbangan. Untuk jurusan teknik penerbangan ada dua rumpun yaitu Air Frame dan Power Plant, di awal pendidikan ini telah disiapkan ruang kelas baru menampung 32 orang siswa. Pengajarnya dari teknisi Skadron Teknik 021 dan personel Lanud Halim Perdanakusuma yang berpengalaman. Perlu diketahui Skadron Teknik 021 hingga kini menjadi lokasi praktek kerja industri (prakerin) bagi siswa sekolah SMK dari wilayah Pulau Sumatera dan Jawa bagian Barat.  

Kepala Sekolah SMK Angkasa 1 Mayor Sus Sumardjo, S.H., M.M.,M.H., menyadari pada tahun 2015 lalu Lanud Halim Perdanakusuma sebagai ikon penerbangan di Jakarta ternyata SMK-nya belum memiliki jurusan penerbangan. Ditambahkan ide awal pendirian dilontarkan Ketua Yasarini saat itu Nyonya Dewi Umar Sugeng yang didukung Marsma TNI Umar Sugeng Hariyono. Menurut  Marsma TNI Umar Sugeng Hariyono, siswa SMK Angkasa di Halim Perdanakusuma dapat dibekali matra udara, sehingga dapat menjadi kader bela negara apabila diperlukan.

SMK Angkasa 1 Halim Perdanakusuma dalam tahun ajaran 2016 menerima siswa baru hingga  akhir Juli 2016. Syaratnya antara lain lulus SMP, tes seleksi dengan materi kemampuan dasar, wawancara, dan tes fisik berupa lari 12 menit, sehat jasmani dan rohani dan sanggup mentaati aturan SMK  Angkasa 1.. Menurut Mayor Sumardjo tantangan dunia kerja masa mendatang adalah penyiapan tenaga terampil yang siap kerja di bidang yang terus berkembang seperti halnya dunia penerbangan. Kegiatan ekstrakulikulernya antara lain marawis, rohani Islam dan Kristen, futsal, bola volley, bola basket, silat, bulutangkis dan pengembangan diri.  Fasilitas pendidikan meliputi perpustakaan, laboratorium computer, Bahasa Inggris, bengkel mekanik, mesin dan listrik, workshop otomotif, studio musik, lapangan olah raga dan lainnya. Untuk penyaluran lulusannya telah dijalin kerjasama dengan dunia usaha seperti  PT Bukaka Teknik Utama, PT Toyota Motor Manufacturing Jakarta Utara dan lainnya. (Wry, Pen)


Tidak ada komentar

Terimakasih, apapun komentar anda sangat kami hargai