sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pelajar PKBM Awaliyah Rohim Mendapat Penyuluhan Tentang HIV/Aids

Penyuluh dari Yayasan AIDS Indonesia foto bersama para pelajar PKBM Awaliyah Rohim.
Jakarta, Laras Post - Pelajar PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Awaliyah Rohim mendapat sosialisasi tentang pencegahan HIV/Aids dan bahaya narkoba dari Yayasan Aids Indonesia di Gedung PKBM Awaliyah Rohim, Jl. Pertanian No.17, Klender Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (12/11/19) malam.

Yayasan Aids Indonesia yang diwakili Siti Marifah sebagai penyuluh memberikan informasi tentang pencegahan HIV/Aids dan bahaya narkoba kepada puluhan pelajar yang diikuti siswa siswi kelas B dan C.

Karena pelajar usia remaja yang rentan terhadap pergaulan bebas agar memahami dalam mencegah dan penularan HIVS/Aids. 

Marifah menyebutkan, HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah VIRUS yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, merusak sel CD4 dan menggunakannya untuk mereplikasi diri. "Saat jumlah sel yang melindungi diri menurun, tubuh akan mudah terserang penyakit, mengakibatkan AIDS," ucapnya saat memberikan sosialisasi.

AIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrom merupakan kumpulan gejala penyakit yang diakibatkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan oleh virus HIV. 

Salah satu penularan yaitu berhubungan badan lansung dengan si penderita HIV/Aids. "Untuk itu jauhilah pergaulan bebas dengan tidak melakukan hubungan intim di luar nikah," pesan Marifah.

Proses penyuluhan.
Marifah juga mengatakan, salah satu mencegah dari penularan dan penyebaran HIV yaitu tidak memakai narkoba, karena semua jenis narkoba berbahaya, dengan sifatnya masing-masing. 

Sifat narkoba dan kepribadian orang juga saling berkaitan yang menghasilkan efek tertentu pada perilaku. "Namun yang terkait erat dengan bahaya IMS, HIV-AIDS dan Hepatitis C adalah narkoba suntik jenis heroin (putaw) dan morfin," jelasnya. 

Namun begitu, Yayasan AIDS Indonesia mengimbau agar masyarakat peduli dan tak memberikan stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

ODHA atau si penderita jangan diberlakukan secara diskriminasi karena akan menambah beban bagi ODHA yang akhirnya akan putus asa. 

Virus HIV/Aids hingga kini tidak ada obatnya, namun sekarang bagi ODHA ada obat bernama ARV yang terbukti  efektif mencegah penularan dan agar tubuh tetap stabil. 

“Karena sekarang ini sudah ada ARV yang bisa mempertahankan hidup mereka, namun harus diminum seumur hidupnya,” tandas Marifah.

Kepala PKBM Siti Sadiah, S.Kom mengapresiasi Yayasan AIDS Indonesia yang telah memberikan penyuluhan tentang pencegahan penularan HIV/Aids terhadap anak didiknya.

"Acara ini luar biasa dan bersyukur dapat berjalan lancar dan sukses, dan anak anak antusias mengikuti jalannya penyuluhan," ucapnya.   

Sadiah mengatakan, bahwa acara seperti itu bermanfaat sekali bagi siswa siswi. "Karena mereka masih dalam usia produktif yang membutuhkan pengetahuan tentang HIV/Aids," ujarnya.

Sadiah menjelaskan bahwa PKBM memfasilitasi kegiatan itu, hasilnya dapat diaplikasikan oleh anak anak. "Agar dapat menghindari dari pergaulan bebas dan kenakalan usia remaja," harapnya.

Acara sosialisasi itu rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun. "Belum lama ini telah digelar penyuluhan tentang bahaya narkoba yang bekerjasama dengan BNN Pusat," tutupnya.

Sekilas PKBM Awaliyah Rohim

Kepala PKBM Awaliyah Rohim Sadiah (ke 3 dari kiri) foto bersama sejumlah guru dan siswa siswinya.

Yayasan Awaliyah Rohim merupakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau sekolah program paket A, B dan C di bawah naungan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

PKBM Awaliyah Rohim menampung peserta didik yang putus sekolah bagi semua usia. Mulai usia produktif sekolah hingga usia dewasa menjadi karyawan, maupun wiraswasta dan lainnya.

Tak hanya itu PKBM Awaliyah Rohim juga menampung siswa siswi yatim maupun piatu atau pelajar kurang mampu dengan sistem subsidi silang, yang mampu bayar yang tak mampu mendapat pendidikan gratis.  

PKBM Awaliyah Rohim berdiri sejak tahun 2004 yang saat ini telah berstatus terakreditasi A. (sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda