sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pesona Pantai Karang Jahe Rembang

Karang Jahe Beach
Rembang, Laras Post - Bila Anda menjadikan wisata pantai sebagai pilihan untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga, dan kerabat, Pantai Karang Jahe bisa menjadi salah satu pilihan. 

Destinasi wisata dengan sebutan Karang Jahe Beach (KJB) ini ada di wilayah pantai utara (pantura), Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Tepatnya  di Jalan Rembang-Lasem 7,5 km, di jalur utama Semarang-Surabaya. 

KJB ini terkenal dengan panorama cemara di pinggir pantai. Pada awalnya, cemara tersebut ditanam untuk mengurangi abrasi. Namun, ternyata hasilnya melebihi ekspektasi. 

Tak hanya cemara yang menjadi ciri khas wisata pantai satu ini, tapi juga pasir putih yang menghampar di sepanjang pantai tersebut masih bersih, dan natural.

Pengelola Pantai karang Jahe, Hasanuddin (pertama dari kanan)
Mengenai jam operasi, pengelola Pantai Karang Jahe, Hasanuddin (30) mengatakan, buka pukul 06.00 dan tutup pukul 17.00 WIB. 

“Pengunjung yang mau masuk maksimal pukul 17.00 WIB. Seluruh pelaku wisata termasuk pedagang, dan penyewa wahana, magrib harus sudah keluar pantai semua. Hal ini, terkait dengan keamanan, sesuai Perdes Punjulharjo Nomor 1 Tahun 2017, jadi tidak boleh ada kegiatan di malam hari,” kata Hasanuddin saat ditemui di KJB, Kamis (14/11/2019) siang.

Untuk harga tiket masuk KJB, ia menambahkan, cukup murah, pengunjung tidak perlu membayar tiket alias gratis, hanya membayar karcis parkir saja.

“Untuk hari biasa, sepeda motor Rp 5.000, mobil Rp 10.000, bus sedang Rp 25.000, bus besar Rp 50.000. Sedangkan hari libur, sepeda motor Rp 5.000, mobil Rp 15.000, bus sedang Rp 30.000, bus besar Rp 80.000, dan kemungkinan bisa berubah, sesuai dengan kondisi,” tambahnya.


Bila mengajak anak-anak, pengunjung bisa menyewa berbagai wahana yang disediakan warga sekitar dengan tarif yang berbeda-beda.

“Tarif ATV Rp 25.000 per 15 menit, perahu karet Rp 20.000, perahu wisata Rp 10.000 per orang ke Pulau Karang Jahe, mandi bola Rp 5.000 per anak, kereta wisata Rp 10.000 orang dewasa, anak-anak Rp 5.000,” ucapnya.

Terkait tarif makanan, dan minuman, masing-masing pedagang, serta wahana ada paguyubannya sendiri-sendiri. Jadi, setiap bulan ada penyuluhan kepada pedagang, dan pelaku wisata. Guna mengontrol pelaku wisata supaya tidak ada yang dirugikan, terutama pengunjung di sini. 

“Untuk tarif makanan, dan minuman, kita sudah kesepakatan bersama, harganya sama. Misal ada pelaku atau oknum yang aji mumpung meninggikan harga, tetap kita tegur secara baik-baik. Segala sesuatunya kita melalui musyawarah. Cuma kita butuh masukan dari masyarakat yang berkunjung, ketika menemui hal seperti itu, laporkan kepada kami, dicatat warungnya, namanya siapa, kejanggalannya apa saja, kita berani menegur,” pungkasnya. (fer/tik)




«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda