sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Dorong UKM Berorientasi Ekspor, Kemendag Sinergi dengan Berbagai Lembaga

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Marolop Nainggolan menyampaikan sambutan saat Seminar Pengembangan Ekspor Produk Organik Indonesia ke Pasar Hong Kong beberapa waktu lalu.
Jakarta, Laras Post – Kementerian Perdagangan menilai penting kerja sama dengan seluruh  kementerian  atau  instansi  pusat  dan  daerah,  terutama  dengan  lembaga  pembiayaan untuk memfasilitasi Usaha Kecil Menengah (UKM) berorientasi ekspor. Dengan demikian, UKM dapat meningkatkan daya saingnya dalam melakukan ekspor.

Hal tersebut disampaikan Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan dalam focus  group  discussion/FGD  di Makassar,  Sulawesi  Selatan,  Rabu  (22/1/2019).  Diskusi  kali  ini mengusung tema “Pengembangan UKM, Bertujuan Memudahkan Ekspor Melalui Pembiayaan”.

Menurut Marolop,  para  pelaku  UKM  perlu  mendapatkan  kemudahan  dalam  mendapatkan  akses  pembiayaan melalui proses asesmen yang lebih simpel dan bunga yang lebih kompetitif. 

“Sinergi semua pihak terkait juga merupakan hal yang penting dalam meningkatkan daya saing UKM Indonesia agar dapat berkontribusi terhadap ekspor Indonesia,” ungkapnya.

Marolop menjelaskan, kontribusi UKM terhadap ekspor Indonesia saat ini masih kurang dari 10 persen. Tingkat kontribusi UKM ini jauh lebih rendah di beberapa negara lain, seperti Swiss, Tiongkok, Belanda, Jepang, Amerika Serikat; dan bahkan beberapa negara anggota ASEAN seperti Thailand, Filipina, Malaysia, serta Vietnam.

Dalam pertemuan ini, atas usul Kementerian Perdagangan, disepakati kolaborasi pembinaan dan pendampingan terhadap beberapa pelaku usaha UKM terpilih sehingga dapat melakukan ekspor secara mandiri. Komoditas dan produk ekspor yang dipilih saat ini dari Sulawesi Selatan adalah kopi, sambal, rumput laut, dan sirup markisa.

Sebagai tindak lanjut, telah dibentuk tim pelaksana yang beranggotakan Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan bidang Ekonomi, Free Trade Agreement Center Makassar, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Makassar, Bank Pemberdayaan Daerah Sulawesi Selatan Barat, dan Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan.

Tim tersebut dibentuk untuk mencari solusi atas kendala yang ditemui. Tidak hanya terkait pembiayaan, namun juga bila ada kendala pemasaran, sertifikasi, dan hal lainnya yang menghambat para pelaku usaha.

Dalam kolaborasi ini, lanjut Marolop, Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan tentu akan untuk membantu penyelesaian masalah teknis, sedangkan lembaga keuangan lokal menyiapkan dukungan pembiayaan, dan Ditjen PEN Kementerian Perdagangan akan mendukung dengan menyediakan informasi, promosi dan akses pasar. “Dengan begitu, para pelaku UKM terpilih tersebut diharapkan dapat melakukan ekspor tahun ini,” tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, UKM berperan penting dalam ekonomi Indonesia. UKM menyumbang sekitar 99,99 persen dari total entitas bisnis, menyediakan  97  persen  kesempatan  kerja,  memiliki  50  persen  investasi,  serta  berkontribusi sekitar 56-59 persen terhadap PDB Indonesia. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus

Posting Komentar