sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » SMA Negeri 1 Demak Alumni Tahun 1988 Bantu Warga Korban Terdampak Banjir

Alumni SMAN 1 Demak Tahun 1988 yang disingkat dan dikenal ASAD 88 ketika salurkan bantuan kepada korban banjir di wilayah Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Minggu (19/01).
Demak, Laras Post - Alumni SMAN 1 Demak Tahun 1988 yang disingkat dan dikenal ASAD 88 salurkan bantuan kepada korban banjir di wilayah Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Minggu (19/1/20).

Adapun pemberian tersebut dilakukan Kepala Seksi Bansos ASAD 88 bersama sukarelawan dan secara simbolis diberikan kepada Kepala Desa Tri Mulyo didampingi Kepala BPPD.

ASAD 88 pada kesempatan ini menyalurkan bantuan berupa peralatan anak sekolah.

Ketua ASAD 88, Kombes Pol Agus Rohmat, S.IK, SH, M. Hum mengatakan bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah banjir beberapa waktu yang lalu.

"Alhamdulillah, kami ASAD 88 bisa membantu saudara - saudara kita yang tertimpa musibah. Ini bentuk kepedulian kami dan juga berharap dapat diterima dengan baik," ujar Kombes Pol Agus Rohmat.

Masih kata Ketua ASAD 88, kali ini pihaknya memberikan bantuan berupa peralatan anak sekolah, susu dan nutrisi untuk Balita. 


"Semoga ini dapat bermanfaat untuk anak - anak dan dapat dipergunakan untuk sekolah dengan baik dan menambah gizi Balita," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tri Mulyo yang mewakili para korban banjir menyampaikan ucapan terimakasih yang terhingga kepada Alumni SMAN 1 Demak Tahun 1988. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerima.

"Terima kasih ASAD 88, semoga Allah SWT menerima amal sholehnya dan dilimpahkan rezeki untuk bisa membantu masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Diketahui, Banjir beberapa hari lalu di Bulan Januari ini di Kec Guntur setidaknya telah merendam beberapa desa yaitu desa Tri Mulyo, desa Tlogorejo, desa Bumiharjo, desa Turitempel dan Sidoharjo.

Dan yang paling banyak korban adalah Desa Tri Mulyo, sehingga peralatan anak sekolah habis terhanyut air dan rusak. (Red)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda