sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Kirab Merah Putih, Drama Kolosal JB Soedirman dan Pengajian Akbar Menjadi Daya Tarik Antusiasme Warga pada Festival JB Soedirman Tahun 2020

Festival Jenderal Soedirman ke-4 Kabupaten Purbalingga tahun 2020. 
Purbalingga, Laras Post - Drama kolosal perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia kembali di tampilkan pada Festival Jenderal Soedirman ke-4 Kabupaten Purbalingga tahun 2020. Drama kolosal ini merupakan kolaborasi yang diperankan oleh siswa SMK N 1 Kaligondang, SMK Wirayudha Nusantara Purbalingga, Aeromodeling Club Purbalingga, Komunitas Jeep Purbalingga dan gabungan anggota Kodim 0702/Purbalingga, Lanud JB Soedirman dan Polres Purbalingga. Sebelum drama kolosal kegiatan didahului dengan Kirab Merah Putih yang di Startkan dari Makodim 0702/Purbalingga menuju Ke Gor Goentoer Darjono sehingga warga sangat antusias menyaksikan rangkaian acara Festival Jenderal Soedirman kali ini, (4/2/2020).


Drama Kolosal perjuangan  ini digelar dengan maksud untuk mengangkat nilai-nilai perjuangan Panglima Jenderal  Soedriman agar bisa dijadikan tauladan bagi masyarakat Purbalingga Khususnya untuk melanjutkan perjuangan beliau.

Drama dibuka dengan kelahiran Soedirman kecil yang disambut penuh kegembiraan rakyat, selanjutnya kehidupan rakyat yang tengah menikmati masa kemerdekaan, namun situasi itu kemudian berubah ketika pasukan Jepang memasuki Indonesia, dan kemudian Belanda datang  mengusik ketentraman rakyat. 


Drama yang ditampilkan semakin hidup dengan suara efek tembakan senjata dan dentuman bom plastik yang terdengar nyaring di lapangan. Terlihat rakyat tak berdaya saat disiksa dikelilingi oleh para serdadu Jepang maupun Belanda. Kisah kemudian dilanjutkan dengan keberangkatan Panglima Besar Jenderal Soedirman dari Yogyakarta, dengan menyusuri hutan dan pegunungan untuk bergerilya. Soedirman kemudian memimpin pasukan bergerilya dan lolos dari kejaran Tentara Belanda yang menginginkannya hidup ataupun mati.


Kegiatan selanjutnya turut dimeriahkan dengan Pengajian akbar dan haul Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan pembicara Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yaitu ulama kharismatik dari Kota Pekalongan yang juga merupakan anggota Wantimpres RI. (Pendim 0702/Purbalingga). (Agus P)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda