sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Merasa tak Dianggap, Kades Pondok Dalem Undang PBH Peradi Jember untuk Mediasi Masalah Tanah Tkd

Kades Pondok Dalem foto bersama PBH Peradi Jember.

Jember, Laras Post - Permasalahan Tanah Kas Desa (Tkd) Desa Pondok Dalem yang seyogyanya dikelola pihak Kepala Desa hingga saat ini masih dikuasi oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa
(BPD) setempat.

Padahal jelas dalam aturan daerah aset apapun di desa itu yang berwenang Kepala Desa untuk kesejahteraan masyarakat luas bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Untuk itu merasa tak dianggap atas kebijakannya, Kades Pondok Dalem mengundang Persatuan Bantuan Hukum (PBH) Peradi Jember, di Pendopo Desa Pondok Dalem, Jumat  (21/2/2020).

Hadirnya tim PBH peradi Jember hendak membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa Pondok Dalem, tak tanggung tanggung terdapat 21 anggota hadir ke desa tersebut.

Kades Pondok Dalem, Sumaryono telah berusaha cukup sabar untuk masalah Tkd ini, tetapi pihak dari Ketua BPD Suharsono dalang utama permasalahan ini, tidak bisa untuk berkoordinasi. Bahkan jauh sebelumnya sejak kades baru menjabat yang dilantik (23/10/2019) lalu, polemik tanah TKD tak kunjung usai.

Padahal dalam aturan aset desa itu kepala desa memiliki kewenangan untuk mengelola aset aset desa demi kesejahteraan perangkat, dan masyarakat. 
Namun sebaliknya, justru aset aset desa masih dikelola 'orang orang' kades yang lama termasuk Ketua BPD.

Ketua dari tim PBH Peradi Jember, Roni mengatakan, bahwa pihaknya akan memberikan pemahaman pemahaman, maupun pelanggaran yang dapat menjerat hukum baik perangkat desa maupun masyarakat.

"Kita ingin mengurai permasalahan ini apa duduk pokok perkaranya, sehingga tidak ada lagi konflik di internal perangkat desa, demi kepentingan kemajuan Desa Pondok Dalem," ucap Roni.

Maka dari itu tim dari PBH Peradi Jember memberikan waktu 10 hari ke depan untuk berpikir dan berusaha cepat terselesaikan.

"Apabila ini diabaikan maka tim dari PbH Peradi Jember akan menempuh jalur hukum yang berlaku,"  tegas Roni. 

Pada kesempatan itu, dihadiri pula unsur TNI Polri, Babinsa, Babinkantibmas, Sat Pol PP,  tokoh masyarakat dan ketua BPD Pondok Dalem Jember. (Igusti)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus

Posting Komentar