sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Presiden Jokowi Jelang Satu Abad Indonesia dan Australia, Fokus Pada Peningkatan Kemitraan

Presiden Joko Widodo ketika berpidato di Parlemen Australia, Canbera, Senin (10/02).
Canberra, Laras Post - Tujuh puluh tahun kemitraan Indonesia dan Australia harus terus dijaga dan diperkokoh. Bersamaan dengan itu, kedua negara juga harus mempersiapkan diri agar kemitraan 100 tahun Indonesia dan Australia, tiga dekade dari saat ini, dapat terwujud. Tak hanya kemitraan antarpemerintah dan parlemen, tetapi juga antara rakyat kedua negara.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Parlemen Australia, Canberra, Senin (10/02), di mana turut hadir menyaksikan pidato Presiden tersebut di antaranya Perdana Menteri Scott Morrison, senator Scott Ryan, dan sejumlah senator serta anggota parlemen lainnya yang berdiri memberikan tepuk tangan meriah atas pidato tersebut.


Namun, di tahun tersebut, dunia juga diprediksi akan semakin dipenuhi dengan ketidakpastian. Bila tren yang saat ini telah terlihat terus berlanjut, Presiden mengatakan, dunia tiga dekade mendatang akan menjadi terdisrupsi, situasi geopolitik dan geoekonomi dunia semakin berat, stagnasi pertumbuhan ekonomi bahkan resesi ekonomi dunia sulit dihindari. Dikhawatirkan nilai demokrasi dan kemajemukan akan termarginalkan.

"Di tengah berbagai tantangan tersebut, Indonesia dan Australia harus fokus pada upaya peningkatan kemitraan," ucap Presiden Jokowi.


Dalam pandangan Presiden Jokowi, usia 70 tahun persahabatan Indonesia-Australia bukanlah waktu yang sebentar. 

“Tujuh puluh tahun adalah masa platinum. Platinum persahabatan tersebut harus kita perkokoh terus dengan bersama-sama mempersiapkan agar kemitraan Indonesia dan Australia berumur 100 tahun," ujar Presiden Jokowi.

Menurutnya, pada tahun 2050, saat di mana kemitraan kedua negara mencapai usia satu abad, Indonesia dan Australia akan bertransformasi menjadi pemain besar di kawasan dan dunia. Indonesia sendiri diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dengan PDB sekitar 10,5 triliun USD. (her/sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda