sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Proyek Kayutangan Herritage Malang Diduga tak Sesuai Spesipikasi

Proyek Kayutangan Haritage Kota Malang.
Malang, Laras Post - Proyek penataan bangunan dan lingkungan kawasan koridor Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur yang dianggarkan senilai Rp 1,9 Milyar di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) diduga asal jadi. 

Pasalnya, proyek pekerjaaan senilai Rp 1,6 M yang dimenangkan oleh Banggapura General Contractor itu nampak pemasangan batu andesit itu, tidak rata dan banyak yang pecah-pecah.

Bahkan sepanjang proyek berjalan tidak ada papan nama terpasang di area tersebut. 

Selain itu, diduga pemasangan batu tersebut tanpa menggunakan pasir dan ketebalan batu andesit yang berada di Bundaran patung Chairil Anwar, ditambahi cor. Jadi tidak murni batu andesit," ungkap salah satu kontraktor yang sempat mengikuti proses lelang, yang tak ingin namanya dipublikasikan saat dihubungi awak media, Senin (3/2/2020). 

Perlu diketahui bahwa pembangunan kawasan Kayutangan Heritage tersebut, dibangun hingga empat tahap yang direncanakan, tahun ini baru digarap untuk tahap pertama dengan anggaran Rp 2 miliar. Yakni pelebaran jalur pedestrian, mengganti aspal jalan dengan batu andesit di sejumlah titik serta menambah penerangan jalan umum (PJU).

Menurutnya, pada saat proses lelang diduga ada rekayasa spesifikasi yang sudah diatur, agar dimenangkan oleh salah satu rekanan tersebut. 
Pasalnya, saat dirinya mengikuti lelang dan sempat survey ke penyedia tidak ada ukuran batu andesit dengan ketebalan 6 cm di semua penyedia.

Sudah saya survey ke semua penyedia batu andesit, tidak ada di semua penyedia dengan batu andesit ukuran batu 20×20 dengan tebal 6 cm. Namun, yang ada hanya 20×20 dengan tebal 30 cm. Makanya saya mundur, ujarnya.

Sementara itu hingga berita ini di naikan pihak DPUPRPKP Kota Malang, belum bisa dikonfirmasi, Erlan Sulistyono Kepala Seksi Penataan Dinas Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dihubungi melalui telepon selular tidak aktif. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, juga enggan berkomentar terkait berita tersebut. (gan, ris)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus

Posting Komentar