sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Menggelar Kursus Intensif Bahasa Inggris ke-96

Pembukaan Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) Ke-96,  di Aula Gedung H. Nastaf Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Jl. Jati No, 1 Pondok Labu Jakarta Selatan, Rabu (26/02).
Jakarta, Laras Post - Kabid Evkad Mutu Diklat Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Kolonel Laut (KH) Puji Santoso, S.Pd., M.A. bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Kapusdiklat Bahasa, sekaligus membuka Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) Ke-96,  di Aula Gedung H. Nastaf Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Jl. Jati No, 1 Pondok Labu Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).

Dalam sambutannya, Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan mengatakan bahwa kursus ini akan dilaksanakan selama 4 bulan dengan 532 jam pelajaran 45 menit dengan alokasi 48 orang peserta. Kegiatan dimulai pada 26 Februari  hingga 17 Juni 2020.

Menurutnya, Kursus Intensif  Bahasa Inggris ini bertujuan untuk membekali para personel Kemhan dan TNI dengan keterampilan  berbahasa Inggris. 


"Melalui pembekalan ini diharapkan para personel tersebut akan lebih mampu melaksanakan tugas-tugas dan bahkan mengikuti pendidikan yang memerlukan kemampuan berbahasa Inggris," tukasnya. 

Karena sampai saat ini,  sambungnya, banyak kesempatan pendidikan dan pelatihan, serta penempatan/penugasan di luar negeri yang ditawarkan kepada personel Kemhan dan TNI,  termasuk di dalamnya  jabatan staf militer dan pengamat militer PBB, yang tidak  dapat dipenuhi secara optimal karena  masih banyak personel Kemhan dan TNI yang tidak memenuhi persyaratan yang diminta, khususnya dalam kemampuan berbahasa Inggris. 

Ditambahkannnya, selain itu, banyak pula penugasan di dalam negeri yang juga membutuhkan penguasaan bahasa Inggris, seperti penyambutan tamu asing, seminar, workshop, pertemuan bilateral maupun multilateral dan sebagainya, yang terkadang sulit mencari personel yang tepat dengan tingkat penguasaan bahasa Inggris yang memadai.


"Dengan dibukanya kursus ini, sebaiknya para peserta dapat melupakan tugas-tugas rutin di satuan masing-masing dan benar-benar fokus mencurahkan segala upaya dan perhatian pada kegiatan pembelajaran bahasa Inggris agar sasaran pendidikan dan pelatihan kemampuan berbahasa Inggris yang para peserta ikuti dapat dicapai secara optimal,"  tandas Kapusdiklat Bahasa. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda