sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Sasar Ekspor Mamin ke Hongaria: Indonesia Raih Transaksi Potensial USD 3,50 Juta di Sirha Budapest 2020

Stand Indonesia di Sirha Budapest 2020
Hongaria,  Laras Post – Indonesia  terus  menyasar  peluang  ekspor  produk  makanan minuman (mamin) ke Hogaria. Salah satunya dengan berpartisipasi di Sirha Budapest 2020 yang berlangsung pada 4−6 Februari 2020 Hungexpo, Hongaria, Budapest. 

Keikut-sertaan Indonesia kali telah berhasil mencatatkan transaksi potensial sebesar USD 3,50 juta. Partisipasi Indonesia ini merupakan  kerja  sama  Indonesian  Trade  Promotion  Center  (ITPC)  Budapest  dengan  KBRI Budapest.

Sirha Budapest 2020 merupakan acara bertaraf internasional dan sangat bergengsi di Hongaria untuk pasar Eropa Tengah dan Timur (ETT). Pameran yang berlangsung dua tahun sekali ini diikuti lebih dari 300 perusahaan yang bergerak di bidang industri mamin, horeka (hotel, restoran, dan katering), gastronomi, dan industri pengemasan. Pesertanya, 30 persen dari perusahaan- perusahaan besar di luar Hongaria dan 70 persen dari Hongaria.

Partisipasi Indonesia pada pameran seperti ini di luar negeri merupakan strategi promosi dagang yang harus dilakukan Atase Perdagagan dan ITPC untuk membuka peluang pasar ekspor seperti produk mamin Indonesia untuk mensuplai bahan baku industri mamin ke pasar Hongaria dan negara ETT, serta negara-negara lain di dunia. 

“Untuk itu, partisipasi dalam pameran ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin memperoleh buyers aktual maupun potensial guna meningkatkan ekspor mamin Indonesia," tegas Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan di Jakarta.

Menurut Kepala ITPC Budapest Addy Perdana, pameran ini dilakukan sebagai ajang promosi mengenalkan aneka produk mamin unggulan Indonesia ke pasar ETT. 

"Melalui pameran ini buyer asing dan pengunjung diharapkan akan semakin mengenal produk Indonesia dan ingin berbisnis langsung dengan perusahaan Indonesia. Selain itu, para pengunjung juga mendapatkan informasi untuk dapat memasukkan produk-produk mamin Indonesia yang bercita rasa autentik ke negara- negara tempat mereka berasal," ujarnya.

Paviliun Indonesia menempati area seluas 75m2 dan menampilkan 10 perusahaan Indonesia yang bergerak di sektor mamin. Kesepuluh perusahaan tersebut yaitu PT Rukun Mapan Bersama (RMB Food), PT Mulia Boga Raya Tbk, PT Rezeki Inthi Artha (Wilmond), PT Pondan Pangan Makmur Indonesia, PT  Olaga food Industri, Indraco Group, CV Hitara Cipta Selaras, PT Mayora Indah Tbk, PT Agro Asia Berdikari, dan 1Rétköz-Pack Bt (distributor resmi PT Sambu Indonesia).

Adapun produk-produk yang ditampilkan, antara lain permen kopi, biskuit kopi, wafer, kerupuk, keripik,  produk keju olahan  dan mayones, tuna kaleng, mi instan, aneka kopi Indonesia, minuman coklat, produk santan dan air kelapa, produk bawang putih, kacang mete, gula kelapa, serta bahan pembuat kue seperti campuran kue, campuran kukis, dan campuran puding. 

Duta Besar Indonesia di Budapest Abdurrachman Hudiono Dimas Wahab menambahkan, selain mempromosikan produk mamin unggulan, Paviliun Indonesia juga menggelar sesi demonstrasi pembuatan beberapa jenis olahan kreasi mamin yang menggunakan produk dari sepuluh perusahaan Indonesia tersebut.

Berbagai kegiatan lain yang turut meramaikan Sirha Budapest 2020, seperti seperti kompetisi mengkreasikan aneka makanan oleh koki ternama dari seluruh dunia (Bocuse d'Or), kompetisi membuat makanan penutup (dessert) yang jenis dan tipenya ditentukan panitia (Sirha Budapest Dessert Competition), serta stan aneka jenis daging seperti sapi dan kalkun  (Omnivore World Tour).  Selain  itu,  ada  juga  berbagai  forum  dan  seminar  menarik  seputar  produk  mamin  dan horeka.

"Keikutsertaan Indonesia di Sirha Budapest 2020 ini tentunya menjadi ajang pertemuan bisnis ke bisnis (B2B) bagi para pelaku industri dan buyer potensial yang bergerak di sektor mamin, industri perhotelan, dan katering di kawasan ETT," tutup Abdurrachman. 
Hongaria merupakan mitra dagang yang sangat strategis bagi Indonesia. Periode Januari– September 2019, total perdagangan Indonesia-Hongaria mencapai senilai USD 120,97 juta. Nilai ini terdiri atas ekspor Indonesia ke Hongaria sebesar USD 57,10 juta atau naik 8,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sedangkan nilai impor Indonesia dari Hongaria tercatat sebesar USD  63,87  juta.  Pada  2018,  Indonesia  merupakan  mitra  dagang  Hongaria  di  peringkat  ke-47 dengan pangsa 0,1 persen. (her, sg, wan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

2 Comments:

  1. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus
  2. yuk teman teman yang hobby main game
    mari bergabung bersama kami
    di game penghasil duit dan banyak hadiah menanti anda
    buktikan sendiri y


    wwww.vodkapoker,site

    BalasHapus

Posting Komentar