sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, PC SPEE Gelar Konsolidasi

Foto bersama usai konsolidasi
Bekasi, Laras Post – Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (PC SPEE) gelar konsolidasi di Sekretariat FSPMI Bekasi, Rabu (26/2/2020). Fokus konsolidasi kali ini adalah sosialisasi dampak buruk terhadap pekerja, jika RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan.

Pada kesempatan ini, Bidang Advokasi PC SPEE, Ali Yamin mengungkapkan, sejumlah point yang bisa merugikan dan menghilangkan hak-hak pekerja dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

"Secara detail banyak sekali pasal di UU No 13 tahun 2003 yang dihilangkan dan beberapa yang ditambahkan dalam RUU Omnibus Law ini. Namun kita akan sampaikan point-point umum saja yang berdampak buruk terhadap kita kaum pekerja," ujarnya

Ali Yamin menjelaskan, dampak buruk jika RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan, di antaranya adalah; (1) hilangnya upah minimum, (2) hilangnya pesangon, (3) outsourcing bebas diterapkan di core bisnis, (4) kerja kontrak tanpa batasan waktu, (5) waktu kerja yang eksploitatif, (6) TKA buruh kasar berpotensi bebas masuk ke Indonesia, (7) mudah di PHK, (8) jaminan sosial terancam hilang, dan (9) sanksi pidana bagi perusahaan hilang.

“Cara menyikapi ini hanya satu kata; Lawan," sambung Ali Yamin.

Hadir pada kesempatan ini, Ketua dan Sekretaris PC SPEE Kab/Kota Bekasi, Abdul Bais dan Slamet Bambang Waluyo, seluruh Pengurus PC dan Ketua PUK SPEE. (tim)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda