sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

» » Bukit Tunggul Manik Desa Kradinan Pagerwojo, Salah Satu Inovasi Tingkatkan PADes

Kepala Desa Kradinan, Eko Sujarwo

Tulungagung, Laras Post - Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung merupakan Desa yang berada di lereng Gunung Wilis. 

Letak geografis Desa yang stragis, mempunyai potensi besar untuk mengembangkan sektor pariwisata, selain berada di ketinggian yang dapat melihat kota Tulungagung secara langsung. Potensi ini juga diperkuat karena telah dibukanya jalur lalu lintas yang menghubungkan 3 Kabupaten (Trenggalek, Ponorogo, Tulungagung).

Kepala Desa Kradinan, Eko Sujarwo mengatakan, bukit tunggul manik ini berada di Tanah Bengkok milik desa, tempatnya memang menarik, bisa melihat pemandangan sisi gunung wilis dan kota Tulungagung. Melihat kedepannya memiliki potensi yang bagus, maka destinasi wisata ini segera diselesaikan. 

"Pembiayaan pembangunan bukit tunggul manik ini diambilkan dari dana desa, dan dikelola oleh BUMDes," jelasnya, Senin (23/03/20). 

Lanjut Eko, perlu diketahui Bukit Tunggul Manik dibuka dan diresmikan pada 1 Januari 2020. 

Pengunjung yang datang sampai sekarang sudah lumayan banyak, apalagi pada waktu hari libur rata-rata mencapai 300 pengunjung. Pengunjung tidak hanya lokal Tulungagung saja, tapi juga dari luar Tulungagung. 

"Paling banyak pengunjung dari Ponorogo, Madiun, Kediri, bahkan ada juga wisatawan yang dari Kota Surabaya," terang pria ramah ini. 

Terkait dengan perencanaan pembangunan wisata ini, BUMDes ABADI selaku pengelolanya melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung. Bahkan pada waktu acara pembukaan dibuka langsung oleh Kepala Dinas. 

Selain yang ditonjolkan adalah pemandangan, tempat wisata ini nantinya akan dilengkapi dengan wahana bermain anak, pemandian/kolam renang, gardu pandang, juga teleskop. 

Tidak hanya itu, konsep pengembangan wisata ini nantinya juga akan dibangun penginapan keluarga, meeting room dan resto yang menyajikan makanan khas Desa Kradinan, serta kerajinan-kerajinan lokal. 

"Kedepan juga akan dibangun penginapan keluarga, karena sudah banyak pengunjung yang tanya," jelasnya.

Kepala Desa Kradinan berharap Bukit Tunggul Manik ini bisa meningkatkan PADes, sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat. 

"Walaupun promosinya masih menggunakan media sosial saja, tapi penghasilan warung BUMDes tiap hari sabtu dan minggu mencapai 2,5 juta, ini sebuah awal yang bagus. Padahal tempat wisata ini belum selesai 100%," tutupnya. (mo)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda