sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Desa Semare Berubah Menjadi Desa Wisata Mempesona 'Cafe Laut Semare'


Pasuruan, Laras Post - Desa Semare, Kecamatan Kraron, Kabupaten Pasuruan yang identik dengan image 'Desa tawuran', kini berubah total menjadi Desa Wisata yang mempesona. 

Wisata Pantai Cafe Laut Semare (CLS) merupakan sebuah konsep wisata yang tak hanya menyajikan pemandangan hamparan hutan bakau maupun kegiatan nelayan kerang dan kupang belaka, melainkan menyajikan kuliner khas pesisir, di atas cafe yang terbuat dari kayu ulin. 

Sebelum terbangun Cafe Laut Semare, kawasan kawasan di sekitar cafe yang mulanya hanya digunakan sebagai dermaga untuk tambatan perahu (parkir perahu) nelayan. Hingga tercipta ide untuk menyajikan sebuah cafe di atas laut. 

Pasca cafe dan jembatan terwujud, satu tantangan yang menjadi kekhawatiran tersendiri. Yakni kemauan kuat masyarakat pesisir untuk diajak maju dan tak lagi 'kolot' seperti dulu. 

Tak hanya itu di bentuk pula Jogging Track (jalur untuk pejalan kaki) sepanjang 200 meter. Jogging Track tersebut berbentuk jembatan kayu yang dihias lampu berwarna warni. 

"Jembatan itulah yang menuntun setiap pengunjung ke cafe maupun spot spot yang di gunakan untuk berfoto dengan lantar pantai," kata warga sekitar. 

Camat Kraton, Ridwan Harris saat dikonfirmasi menyebutkan, ia mengaku bangga dengan perubahan yang terjadi pada Desa Semare. 


"Keberadaan Cafe Laut Semare terbukti sukses menjadi pemicu warga dalam menggerakkan roda perekonomian secara berkelanjutan, yang pekerjanya para pemuda Semare sendiri bukan orang luar," ungkap Ridwan pada Laras Post. 

Masih Ridwan, hal itu terlihat dari banyaknya rumah rumah yang membuka warung mamim (makanan minuman) maupun area parkir kendaraan yang bisa dimanfaat oleh warga setempat untuk perekonomian. 

"Wisata Cafe Laut Semare di ambil dari Dana Desa (DD)  tahun 2018 semenjak kepala desa Yajid," paparnya. 

Ridwan berharap tak berhenti sampai di situ, Desa Semare yang dulunya kumuh, kini sudah bersih dan sudah di tetapkan sebagai Desa ODF (Open Defication Free) alias desanya yang warganya tidak buang air besar sembarangan atau buang sampah sembarangan. 

Diharapkan para remaja yang dulunya nganggur sekarang sudah mendapatkan pekerjaan melalui perekonomian di Cafe Laut Semare. "Sekitar 25 pegawai dari warga setempat dan digaji perbulan, juga ada kemasukan lahan parkir setiap hari pada para pengunjung baik kendaraan bermotor atau kendaraan roda empat," tutupnya. (Dul/Adv)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda