sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Info Pasar

Pernak Pernik

Seni Budaya dan Hiburan

» » Polemik Pemdes Selorejo Berujung Penutupan Akses Jalan


Malang, Laras Post - Masyarakat Petani Desa Selorejo Kecamatan Dau Kab Malang, dibuat resah akibat ditutupnya akses jalan menuju kebun jeruk seluas 25.000 m2 yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang terhubung dengan pertanian milik warga, hal itu dilakukan oleh beberapa orang yang pernah menyewa lahan Bumdes tersebut.

Kepala Desa (Kades) Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang, mempunyai kebijaksanaan untuk mensejahterakan warganya dan berkeinginan untuk membangun desa yang mandiri, dengan cara Tanah Kas Desa, yang sebelumnya hanya disewa oleh warga sekitar selama bertahun-tahun, 

Maka saat ini dikelola oleh Bumdes, yang nantinya keuntungan dari pengelolaan di kembalikan lagi ke warga, baik berupa pembangunan desa maupun penyerapan tenaga kerja, sehingga menjadi desa yang mandiri.

Namun kebijaksaan tersebut ditentang oleh segelintir orang, dikarenakan mereka (red) masih berkeyakinan untuk menguasai lahan tersebut sepenuhnya dan meminta ganti rugi yang tinggi. 
Bambang selaku Kades mengatakan, pada kepemimpinan saya di periode ke 2 ini, saya berkeinginan agar warga yang belum mendapat kesempatan mengelola tanah agar dapat merasakan, untuk bergiliran, sehingga biar sama-sama menikmati hasilnya. 
"Namun setelah musyawarah terjadi pro dan kontra sehingga saya tarik untuk dikelola Bumdes, yang nanti hasilnya bisa dinikmati semua warga masyarakat, baik dibidang pembangunan Desa maupun menyerap pengangguran tenaga kerja bagi warga sekitar sehingga menjadi desa yang mandiri," terangnya saat dikonfirmasi (30/3/2020).

Masih menurut Bambang bahwa, para warga yang menolak sudah pernah di ajak bermusyawarah dan diberi kebijaksanaan namun mereka masih bersih keras untuk menguasai lahan tersebut tanpa memikirkan kepentingan orang banyak. 

"Hal ini secepatnya akan saya kordinasikan oleh pihak-pihak terkait dan akan kami tindak lanjuti permasalahan ini sampai selesai," tegasnya.

Ketua Bumdes Selorejo Edy sapaan akrabnya saat ditemui di tempat terpisah mengatakan bahwa, sebenarnya tanah kas desa ini sudah habis masa sewanya dan pihak Pemdes memberi kebijakan untuk bisa disewa lagi selama satu tahun sesuai kesepakatan. 

"Sampai sekarang pihak penyewa belum menyerahkan malah menutup akses jalan yang meresahkan warga, pasalnya warga harus memutar jauh untuk mencari rumput bahkan ke lahan pertanian pribadinya" terangnya.(gan)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda